PAMEKASAN – Polres Pamekasan membentuk Satgas Siaga Ramadan 2026 untuk menggencarkan patroli hunting system selama bulan suci. Aparat menargetkan sepeda motor yang tidak sesuai spesifikasi teknis serta kendaraan tanpa kelengkapan surat resmi guna menekan balap liar dan kebisingan knalpot brong.
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasi Humas Ipda Yoni Evan Pratama menegaskan, personel gabungan dari berbagai satuan fungsi langsung turun ke lapangan setiap malam. Tim menggelar patroli di sejumlah titik rawan balap liar dan lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul remaja selepas salat tarawih hingga menjelang sahur.
“Kami mengamankan puluhan sepeda motor berbagai merek yang tidak dilengkapi surat-surat serta tidak sesuai spesifikasi teknis,” ujar Ipda Yoni, Jumat (20/2/2026).
Petugas merespons cepat laporan warga yang merasa terganggu oleh kebisingan dan aksi ugal-ugalan di jalan raya. Selain mengganggu ketertiban umum, balap liar juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lain.
Petugas Satlantas langsung membawa seluruh kendaraan hasil penindakan ke Kantor Satlantas Polres Pamekasan di Jalan Stadion Nomor 81. Anggota menempatkan kendaraan di area khusus yang terlindungi terpal dan terpantau kamera pengawas (CCTV) guna menjaga kondisi fisik barang bukti.
“Kami menjalankan prosedur pengamanan secara ketat agar tidak terjadi perubahan bentuk kendaraan maupun hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Polisi memberikan kesempatan kepada pemilik kendaraan untuk mengambil kembali sepeda motornya setelah menjalani proses persidangan di pengadilan dan mengembalikan kondisi kendaraan sesuai standar pabrikan. Kebijakan ini bertujuan menimbulkan efek jera sekaligus meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.
Polres Pamekasan memastikan patroli hunting system terus berlangsung sepanjang Ramadan 2026 demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Aparat juga mengajak orang tua mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terlibat dalam pelanggaran hukum.
“Kami mengajak seluruh masyarakat mendukung langkah ini. Ramadan harus kita isi dengan kegiatan positif dan bermanfaat,” pungkasnya.














