Ajang Tahunan untuk Menjaga Silaturahmi dan Melestarikan Budaya
Menurut Imam Syafi’i, kejuaraan ini menjadi wadah uji coba dan silaturahmi antar perguruan silat. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan sportivitas harus terus dijaga, meski para atlet berasal dari perguruan berbeda.
“Melalui event Bupati Cup ini, kami ingin mempererat kebersamaan antarperguruan. Walaupun berbeda asal, para atlet bisa bersatu dalam semangat persaudaraan. Kami akan terus menjaga silaturahmi ini agar kegiatan pencak silat tetap lestari hingga tahun-tahun berikutnya,” ujarnya saat penutupan kejuaraan di GOR Sumenep, Sabtu (4/11/2023) malam.
Imam juga mengingatkan agar semua pihak menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat menimbulkan provokasi atau mengganggu kondusivitas kegiatan.
“Persoalan provokator yang bisa mencederai kenyamanan acara harus dihindari. Ke depan, kami ingin kegiatan ini terus berjalan aman dan kondusif,” tegasnya.
Mencetak Bibit Atlet Berprestasi dari Sumenep
Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2023 berlangsung sejak 2 hingga 5 November 2023. Imam Syafi’i berharap event ini menjadi ajang pembinaan dan pencarian bibit atlet berprestasi yang nantinya bisa bersaing di tingkat regional hingga nasional.
“Tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi untuk mencari bibit-bibit atlet potensial yang akan menjadi generasi penerus pencak silat di masa depan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus dilestarikan dan dikembangkan melalui kegiatan positif seperti kejuaraan antar pelajar ini.
Dukung Kondusivitas dan Peraturan Baru IPSI
Imam juga menyebut bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Sumenep agar kegiatan berlangsung aman dan tertib tanpa konflik antarperguruan.
“Kami sudah diarahkan oleh intel Polres Sumenep agar menghindari potensi gesekan antarperguruan. Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan kondusif,” tuturnya.
Selain itu, PSN Perisai Putih juga memanfaatkan momentum kejuaraan ini untuk mensosialisasikan peraturan baru IPSI, menggantikan aturan lama yang berlaku sejak 2012.
“Melalui event ini, para atlet, pelatih, dan wasit dapat belajar dan memahami aturan baru IPSI tahun 2023. Ini penting agar semua siap menghadapi kompetisi ke depan,” tandasnya.
Imam memastikan bahwa kejuaraan Bupati Cup akan terus digelar setiap tahun sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan olahraga dan pelestarian budaya pencak silat di Kabupaten Sumenep.














