Cuaca Ekstrem dan Air Laut Surut, Penyeberangan Tanjung-Bringsang Ditutup Sementara

Kapal Cahaya Purnama terjebak di karang Tanjung Saronggi Sumenep
Kapal penumpang Cahaya Purnama berada di kawasan Tanjung, Saronggi, Sumenep, setelah air laut surut saat hendak menuju Bringsang, Giligenting (Foto: Screenshot video)

SUMENEP – Penyeberangan dari Pelabuhan Tanjung, Kecamatan Saronggi, menuju Pelabuhan Bringsang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, ditutup sementara pada Rabu (19/8/2026).

Pengelola menghentikan sementara aktivitas penyeberangan karena kondisi cuaca ekstrem dan air laut yang sedang surut. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga keselamatan kapal serta masyarakat yang hendak melakukan perjalanan menuju Kepulauan Giligenting.

Di tengah penghentian penyeberangan, kapal penumpang Cahaya Purnama dilaporkan terjebak di atas karang di kawasan Tanjung. Kapal tersebut sebelumnya hendak berlayar menuju Pelabuhan Bringsang.

Petugas karcis Pelabuhan Tanjung, Put, membenarkan kondisi kapal tersebut. Ia mengatakan kapal Cahaya Purnama masih berada di kawasan karang sambil menunggu air laut kembali pasang.

“Kapal saat ini aman dan tidak membawa penumpang, saat ini masih nunggu air pasang,” ujar Put saat memberikan informasi terkait kondisi kapal, Rabu (19/8/2026).

Put menjelaskan, kapal Cahaya Purnama hendak melakukan penyeberangan dari Tanjung menuju Bringsang, Giligenting. Namun, kondisi air laut yang surut membuat kapal berada di atas karang sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Meski demikian, Put memastikan kondisi kapal tetap aman. Tidak ada penumpang di dalam kapal saat insiden tersebut terjadi.

Kapal kini menunggu kondisi air kembali pasang agar dapat bergerak dari kawasan karang. Hingga informasi ini diterima, belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban akibat kondisi tersebut.

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut turut menjadi pertimbangan dalam penghentian sementara penyeberangan Tanjung-Bringsang.

Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan menuju Giligenting diimbau menunda keberangkatan hingga kondisi cuaca dan ketinggian air laut kembali memungkinkan untuk pelayaran.

Penutupan sementara jalur penyeberangan menjadi langkah antisipasi untuk mengurangi risiko terhadap kapal dan penumpang. Masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi terbaru dari petugas pelabuhan sebelum berangkat.

Hingga berita ini diterbitkan, Cahaya Purnama masih dalam kondisi aman dan menunggu air laut pasang. Aktivitas penyeberangan Tanjung menuju Bringsang juga masih menunggu kondisi cuaca dan perairan kembali mendukung.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.