Influenza A dan ISPA Meningkat di Sejumlah Daerah Jatim, Emil Dardak Minta Rumah Sakit Siaga

Emil Dardak minta rumah sakit siaga menghadapi peningkatan Influenza A dan ISPA di Jawa Timur
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meminta fasilitas kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan menyusul meningkatnya keluhan Influenza A dan ISPA di sejumlah daerah.

SURABAYA – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meminta rumah sakit dan fasilitas kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan menyusul meningkatnya keluhan Influenza A dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di sejumlah daerah.

Emil mengatakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur terus memantau perkembangan kasus Influenza A dan ISPA. Hasil pemantauan menunjukkan peningkatan kasus tidak terjadi secara merata di seluruh wilayah.

Sejumlah daerah mencatat kenaikan keluhan, sementara wilayah lainnya justru mulai mengalami penurunan. Emil mencontohkan kondisi di Puskesmas Gribig, Kota Malang, yang berdasarkan pemantauan mengalami penurunan kasus.

“Kita minta terus dipantau. Memang keluhan ISPA atau Influenza A ini meningkat, dan untuk itu rumah sakit harus sigap melakukan penanganan,” kata Emil, Selasa (22/9/2026).

Menurut Emil, influenza pada umumnya merupakan penyakit yang dapat pulih dengan sendirinya atau self-limiting disease. Namun, kondisi pasien tetap dapat memburuk apabila daya tahan tubuh menurun atau terjadi komplikasi.

Karena itu, ia meminta tenaga kesehatan tetap memberikan perhatian terhadap pasien yang datang dengan keluhan influenza maupun ISPA. Penanganan harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Pasien yang kondisinya memungkinkan dapat menjalani perawatan rawat jalan. Sementara itu, pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dapat dirujuk ke fasilitas kesehatan yang sesuai.

“Semua yang datang, kondisi apa pun, harus ada solusinya. Harus ada penanganan-penanganan sebisa mungkin, apakah rawat jalan atau nantinya harus dirujuk,” ujarnya.

Belum Ada Rumah Sakit di Jatim yang Menolak Pasien

Emil memastikan hingga Selasa (22/9/2026) belum ada laporan rumah sakit di Jawa Timur yang kewalahan akibat peningkatan keluhan Influenza A hingga harus menolak pasien.

Meski demikian, Pemprov Jawa Timur meminta seluruh fasilitas kesehatan tetap memantau kapasitas pelayanan dan perkembangan kasus secara berkala.

Emil juga meminta masyarakat melaporkan apabila menemukan kendala pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan peningkatan kasus influenza maupun ISPA.

“Sampai hari ini belum ada rumah sakit yang menyampaikan mereka kewalahan sampai harus menolak pasien, belum. Tapi kita pantau, dan kalau teman-teman ada informasi, mohon jangan sungkan-sungkan disampaikan kepada kami,” katanya.

Pemprov Jawa Timur akan terus berkoordinasi dengan Dinkes dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memantau perkembangan Influenza A dan ISPA di berbagai daerah.

Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar fasilitas kesehatan tetap mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi peningkatan kunjungan pasien.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *