Rumah Sakit Terapung Unair Beri Layanan Kesehatan dan Dukung UMKM di Giligenting Sumenep

Tim Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) Universitas Airlangga saat memberikan layanan kesehatan kepada warga di Pendopo Kecamatan Giligenting, Sumenep
Sambutan Oleh Bapak Camat Giligenting Abd. Said, S. Sos. I, M. Si dalam Kegiatan Pengembangan Pelayanan Masyarakat (PPM) oleh Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) Surabaya (Foto: Abd. Rahman - KIM Konengan)

FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Universitas Airlangga (Unair) melalui Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) kembali menggelar aksi sosial bertajuk Pengabdian dan Pengembangan Pelayanan Masyarakat (PPM), bertempat di Pendopo Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (6/7/2022).

Kegiatan ini menyasar masyarakat kepulauan dengan fokus pada pemerataan layanan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi lokal melalui UMKM.

Camat Giligenting, Abd. Said, S.Sos.I, M.Si, menyambut baik kehadiran tim RSTKA yang turut memberikan layanan kesehatan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di kawasan wisata tersebut.

“Program pengabdian dari Universitas Airlangga tidak hanya berfokus pada bidang kesehatan, tapi juga menyentuh aspek kesejahteraan dan ekonomi warga melalui penguatan UMKM yang ada di Giligenting,” ujar Abd. Said dalam sambutannya.

Ia berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak jangka panjang, termasuk mendukung tenaga medis di Puskesmas setempat dan pelaku UMKM lokal agar terus berkembang.

“Kami berharap kegiatan ini bisa memperkuat pelayanan kesehatan di Puskesmas Giligenting, sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi digital,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim RSTKA, dr. Agus Harianto, Sp.B, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian Universitas Airlangga terhadap masyarakat kepulauan.

“Kegiatan ini kami dedikasikan bagi masyarakat di wilayah terpencil yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan secara merata. Tujuan utamanya adalah pemerataan dan peningkatan mutu layanan kesehatan nasional,” jelas dr. Agus.

Dalam pengembangan UMKM, lanjutnya, akan dilakukan pembinaan lanjutan agar pelaku usaha lokal mampu beradaptasi dengan era digital, mulai dari pemasaran hingga pengemasan produk agar lebih menarik.

“Dengan pendekatan berkelanjutan, kami ingin UMKM di Pulau Giligenting mampu bersaing secara kreatif dan inovatif di pasar yang lebih luas,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News dan WhatsApp Channel
atau Telegram Channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *