DKPP Sumenep Salurkan Bibit Jagung Hibrida ke Kelompok Tani Giligenting, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Penyaluran bantuan bibit jagung hibrida kepada kelompok tani di Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep
Koordinator BPP Giligenting menyerahkan bantuan bibit jagung hibrida kepada kelompok tani di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting (Foto: Ariel Fauzi)

SUMENEP – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep terus memperkuat sektor pertanian melalui program bantuan bibit jagung hibrida kepada kelompok tani di Kecamatan Giligenting. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah kepulauan.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Giligenting agar distribusi benih unggul tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani penerima manfaat.

Koordinator BPP Giligenting, Moh. Hosaini, S.TP, mengatakan penggunaan bibit jagung hibrida diharapkan mampu meningkatkan hasil panen petani dibandingkan benih lokal yang selama ini digunakan.

“Selain memiliki produktivitas yang lebih tinggi, jagung hibrida juga dinilai lebih adaptif terhadap berbagai kondisi lahan sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan petani,” ujar Moh. Hosaini saat penyaluran bantuan di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, program bantuan benih unggul tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat pedesaan.

Baca juga: Kelompok Tani Suka Maju Desa Juluk Perluas Area Tanam untuk Dukung Swasembada Pangan

Ia menegaskan bahwa keberadaan benih berkualitas memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas lahan pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

“Keberadaan benih unggul sangat penting untuk mendukung peningkatan hasil panen sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah berbagai tantangan sektor pertanian,” paparnya.

Para petani yang tergabung dalam kelompok tani penerima bantuan menyambut positif program tersebut. Mereka berharap benih jagung hibrida yang diberikan pemerintah dapat meningkatkan produktivitas pertanian pada musim tanam tahun ini.

Selain meningkatkan jumlah produksi, petani juga optimistis penggunaan benih unggul mampu menghasilkan kualitas panen yang lebih baik sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga.

DKPP Sumenep menilai Kecamatan Giligenting memiliki potensi besar untuk pengembangan komoditas jagung. Kondisi lahan yang mendukung serta tingginya minat masyarakat terhadap sektor pertanian menjadi modal penting dalam pengembangan tanaman pangan di wilayah tersebut.

Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan melalui penyediaan sarana produksi pertanian, termasuk bantuan bibit unggul, guna meningkatkan produktivitas lahan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Baca juga: Kelompok Tani di Giligenting Bahas Subsidi Pupuk dan Pembentukan Gapoktan

Melalui program penyaluran bibit jagung hibrida ini, DKPP Sumenep berharap petani mampu memperoleh hasil panen yang lebih optimal, meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, serta mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Penguatan sektor pertanian secara berkelanjutan diharapkan tidak hanya mampu menjaga ketersediaan pangan daerah, tetapi juga meningkatkan daya saing komoditas pertanian Kabupaten Sumenep di tingkat regional maupun nasional.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *