BANGKALAN – Klinik Investasi Keliling yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Timur menghadirkan sejumlah pengusaha dan pemangku kepentingan di Gedung Serbaguna Rato Ebu, Kamis (4/12/2025).
Kegiatan tersebut menjadi ajang untuk mempromosikan potensi investasi di Jawa Timur. Kabupaten Bangkalan juga menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian karena masuk dalam kawasan aglomerasi strategis.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim hadir sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut. Ia menilai Klinik Investasi Keliling menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pelaku usaha.
“Sinergi tersebut merupakan kunci untuk membuka peluang investasi yang lebih luas,” ujarnya.
Bangkalan Punya Potensi Investasi
Dalam paparannya, Lukman menjelaskan sejumlah keunggulan kompetitif yang dimiliki Bangkalan sebagai daerah tujuan investasi.
Menurutnya, Bangkalan memiliki posisi geografis yang strategis. Selain itu, daerah tersebut juga didukung sumber daya alam yang melimpah.
“Hal itu menjadi modal kuat bagi daerah untuk meningkatkan daya tarik investasi,” ungkapnya.
Lukman menegaskan pemerintah daerah terus berkomitmen memperkuat branding investasi. Langkah tersebut dilakukan agar Bangkalan semakin dikenal sebagai daerah yang ramah bagi investor.
Pemerintah kabupaten terus mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif sehingga para pelaku usaha dapat mengembangkan bisnis secara optimal,” tambahnya.
Investasi Diharapkan Buka Lapangan Kerja
Lukman menyebut masuknya investor dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satunya melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja baru.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan berbagai sektor potensial. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik Bangkalan bagi calon investor.
Adapun sektor unggulan yang ditawarkan Bangkalan cukup beragam. Sektor tersebut meliputi kemaritiman dan kelautan, pertanian dan agroindustri, serta pengembangan kawasan industri dan logistik.
Potensi tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak investor. Dengan demikian, investasi dapat turut berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bangkalan.














