BNNK Sumenep Perkuat Relawan Antinarkoba di Marengan Daya

Kegiatan asistensi relawan antinarkoba BNNK Sumenep untuk mendukung Desa Bersinar di Marengan Daya
BNNK Sumenep menggelar asistensi relawan antinarkoba untuk memperkuat pencegahan narkoba dan mendukung pembentukan Desa Bersinar di Desa Marengan Daya.

SUMENEP – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep memperkuat peran masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan Asistensi Relawan Antinarkoba di Gedung KPRI Serba Usaha Sumenep, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan yang digelar Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Sumenep tersebut dikemas dalam bentuk Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dengan menyasar 50 peserta dari unsur masyarakat dan pemerintahan Desa Marengan Daya.

Kerjasama Media

Peserta terdiri atas unsur pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna, tokoh pemuda, PKK, Fatayat, Muslimat, serta elemen masyarakat lainnya.

Ketua Tim P2M BNNK Sumenep, Suyanto, menjelaskan bahwa asistensi tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan keterlibatan aktif relawan dalam menggerakkan upaya pencegahan narkoba di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, relawan diharapkan mampu menjadi agen perubahan (agent of change) sekaligus perpanjangan tangan BNNK Sumenep dalam menyebarluaskan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkotika.

“Asistensi relawan antinarkotika bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan peran aktif relawan agar mampu menjadi agen perubahan serta perpanjangan tangan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumenep dalam menggerakkan pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat,” kata Suyanto.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembentukan Desa Bersinar atau Desa Bersih Narkoba di Desa Marengan Daya.

Program Desa Bersinar diinisiasi BNN untuk mendorong terbentuknya lingkungan desa atau kelurahan yang memiliki ketahanan terhadap ancaman narkoba, sekaligus memperkuat pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui keterlibatan aktif masyarakat.

Literasi Digital Jadi Bekal Kampanye Antinarkoba

Dalam kegiatan yang berlangsung sehari penuh itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep turut memberikan pembekalan kepada para peserta, terutama terkait pemanfaatan ruang digital untuk mendukung kampanye antinarkoba.

Diwakili Pranata Humas Herman Wahyudi, Diskominfo Sumenep menyampaikan materi literasi digital. Pembekalan ini diharapkan dapat meningkatkan kecakapan peserta dalam menggunakan media digital secara bijak dan produktif untuk menyebarkan pesan-pesan positif tentang pencegahan narkoba.

Selain literasi digital, peserta juga mendapatkan materi public speaking yang disampaikan oleh mantan Kepala Dinas Kesehatan P2KB, Agus Mulyono. Kemampuan berbicara di depan publik dinilai penting agar relawan dapat menyampaikan informasi dan mengedukasi masyarakat secara efektif.

Setelah menerima materi, para peserta langsung diarahkan menyusun rencana aksi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Penyusunan rencana aksi tersebut menjadi langkah awal untuk menerjemahkan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan menjadi kegiatan pencegahan yang terarah dan dapat diterapkan di lingkungan Desa Marengan Daya.

Relawan Diharapkan Hadirkan Aksi Nyata

BNNK Sumenep berharap pembekalan tersebut dapat memperkuat pengetahuan dan keterampilan para relawan, sehingga mereka lebih siap terlibat langsung dalam kegiatan pencegahan narkoba di tengah masyarakat.

Suyanto menekankan pentingnya mengubah kepedulian masyarakat menjadi gerakan yang terstruktur dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan.

“Mengubah kepedulian sukarela masyarakat menjadi tindakan pencegahan yang terstruktur dan berdampak nyata bagi lingkungan sekitar mereka di Desa Marengan Daya,” harapnya.

Melalui penguatan kapasitas relawan dan dukungan berbagai unsur masyarakat, upaya pembentukan Desa Bersinar di Marengan Daya diharapkan dapat berjalan lebih efektif. Keterlibatan pemerintah desa, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, pemuda, serta pemanfaatan media digital menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang tangguh terhadap ancaman narkoba.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *