Arinna Hidayah Bakery: UMKM Perempuan Sumenep yang Dorong Kemandirian dan Kesetaraan

Avatar of Falih Media
Peluncuran Arinna Hidayah Bakery di Sumenep bersama Arumi Bachsin dan Chef Marinka, dorong pemberdayaan perempuan dan kuliner lokal Madura
Ketua TP-PKK Jatim Arumi Bachsin bersama Hj. Arinna Hidayah dan Chef Marinka saat peluncuran Arinna Hidayah Bakery di Graha Adi Poday Sumenep

SUMENEP – Arinna Hidayah Bakery hadir tidak sekadar sebagai pelaku usaha kuliner. UMKM yang berbasis di Kabupaten Sumenep ini mengembangkan konsep kewirausahaan inklusif dengan menjadikan pemberdayaan perempuan sebagai salah satu fokus utama.

Melalui usahanya, Arinna Hidayah Bakery berupaya menciptakan ekosistem yang mendorong perempuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat perekonomian keluarga sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

Kerjasama Media

Berdayakan 80 Persen Perempuan Desa

Dalam peluncuran resminya di Graha Adi Poday, Minggu (6/7/2025), Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin memberikan apresiasi terhadap kontribusi Arinna Hidayah Bakery.

“Ini bukan hanya usaha roti, tapi contoh nyata UMKM yang mampu menjadi motor pemberdayaan perempuan serta penggerak ekonomi masyarakat,” ucap Arumi.

Arinna Hidayah Bakery diketahui telah memberdayakan sekitar 80 persen perempuan dari desa-desa sekitar. Mereka tidak hanya direkrut sebagai pekerja, tetapi juga mendapatkan pelatihan kewirausahaan.

Pelatihan tersebut diarahkan agar para perempuan memiliki keterampilan dan kemampuan untuk lebih mandiri secara ekonomi. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Konsep Arinna sangat ideal, karena mendorong perempuan menjadi mandiri, berdaya saing, serta membuka peluang setara dalam pembangunan daerah,” lanjut Arumi.

Bisnis Sekaligus Bentuk Kontribusi Sosial

Owner Arinna Hidayah Bakery, Hj. Arinna Hidayah, mengatakan usaha yang dijalankannya tidak hanya berorientasi pada bisnis.

Ia ingin usaha tersebut menjadi sarana ibadah sekaligus memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.

“Kami berharap setiap roti yang terjual menjadi kebaikan, serta memberi manfaat bagi sesama,” ujarnya.

Semangat tersebut kemudian diwujudkan melalui pelibatan masyarakat sekitar, khususnya perempuan desa, dalam kegiatan usaha.

Angkat Bahan Baku Lokal Khas Madura

Selain mengedepankan pemberdayaan masyarakat, Arinna Hidayah Bakery Sumenep juga mengangkat potensi bahan baku lokal.

Produk yang dihasilkan menawarkan cita rasa khas Madura dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti tape singkong, kelapa muda, talas, dan ubi ungu.

Bahan tersebut kemudian dikreasikan menjadi berbagai jenis roti dan kue dengan tampilan serta konsep yang lebih modern.

Upaya tersebut menjadi salah satu cara Arinna Hidayah Bakery memperkenalkan kekayaan bahan pangan lokal melalui produk kuliner yang dapat diterima pasar lebih luas.

Chef Marinka Meriahkan Peluncuran

Peluncuran Arinna Hidayah Bakery semakin meriah dengan kehadiran Chef Marinka.

Dalam kesempatan tersebut, Chef Marinka melakukan demo memasak brownies dan roti manis khas Arinna. Demo tersebut memperlihatkan perpaduan antara bahan dan cita rasa lokal dengan inovasi kuliner modern.

Kehadiran Chef Marinka sekaligus menambah daya tarik acara peluncuran dan memperkenalkan produk Arinna Hidayah Bakery kepada masyarakat.

Dengan menggabungkan bisnis, pemberdayaan perempuan, dan pemanfaatan bahan baku lokal, Arinna Hidayah Bakery diharapkan dapat terus berkembang sebagai salah satu UMKM yang memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat Sumenep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *