Achmad Fauzi Wongsojudo Luncurkan Program Inovatif untuk Meningkatkan Pelayanan Publik di Sumenep

Achmad Fauzi Wongsojudo meluncurkan program Mall Pelayanan Publik dan Puskesmas Keliling di Sumenep untuk mempercepat pelayanan publik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat
Achmad Fauzi Wongsojudo meluncurkan program Mall Pelayanan Publik dan Puskesmas Keliling di Sumenep untuk mempercepat pelayanan publik dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat

FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Calon Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumenep. Melalui berbagai program inovatif, Fauzi berfokus pada sektor kesehatan, administrasi pemerintahan, dan pendidikan demi mewujudkan pelayanan yang cepat, efisien, dan berpihak pada masyarakat.

Inovasi Pelayanan Publik Lewat Mall Pelayanan Publik (MPP)

Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah Mall Pelayanan Publik (MPP). Program ini dirancang untuk mempercepat dan mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan administrasi pemerintahan. Melalui pemanfaatan teknologi, masyarakat kini dapat mengurus kebutuhan administrasi seperti pembuatan KTP, akta kelahiran, izin usaha, hingga layanan konsultasi hukum dalam satu tempat.

“MPP bertujuan untuk memangkas birokrasi dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen penting tanpa harus mengantre panjang,” jelas Fauzi, Jumat (8/11/2024).

Berdasarkan laporan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep, jumlah layanan yang tersedia di MPP terus meningkat secara signifikan.

“Jumlah layanan di MPP terus bertambah dari tahun ke tahun. Tahun 2024 kami sudah memiliki 223 layanan, meningkat dari 100 layanan pada tahun 2019,” ungkap Kepala DPMPTSP Sumenep, Abd. Rahman.

Program MPP juga telah diterapkan di beberapa kecamatan dan akan diperluas ke seluruh wilayah Kabupaten Sumenep agar masyarakat di daerah terpencil dapat menikmati pelayanan yang sama.

Program Puskesmas Keliling untuk Masyarakat Desa

Selain fokus pada administrasi, Achmad Fauzi Wongsojudo juga memperkuat pelayanan kesehatan dengan menghadirkan program Puskesmas Keliling (Pusling) di 27 kecamatan.

“Puskesmas Keliling ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat di desa-desa. Dengan begitu, mereka tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan medis,” ujarnya.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai efektif membantu warga di wilayah kepulauan dan pedesaan yang sebelumnya sulit menjangkau fasilitas kesehatan.

Insentif Guru Non ASN dan Beasiswa Pendidikan

Di bidang pendidikan, Fauzi juga menunjukkan perhatian besar melalui program bantuan insentif bagi guru non ASN. Program ini sudah berjalan sejak tahun 2021 dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep.

Hingga tahun 2024, tercatat sekitar 5.055 guru non ASN telah menerima insentif sebesar Rp1,5 juta per tahun. Selain itu, Fauzi juga menyediakan program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu agar mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat Sumenep, baik guru maupun pelajar, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” kata Fauzi.

Mewujudkan Sumenep yang Maju dan Sejahtera

Melalui berbagai program inovatif tersebut, Achmad Fauzi Wongsojudo berharap Kabupaten Sumenep dapat menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.

“Program-program ini kami jalankan sebagai wujud komitmen untuk mempercepat transformasi Sumenep menuju pelayanan publik yang berkualitas, berkeadilan, dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat,” tutup Fauzi.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *