SUMENEP – Tim 185 Mabes TNI melanjutkan verifikasi dan validasi (verval) pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026). Pada hari kedua pemeriksaan, tim mendatangi tiga lokasi untuk mengecek kondisi bangunan dan kesiapan fasilitas pendukung operasional koperasi.
Tiga lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan meliputi KDKMP Desa Bumbungan dan KDKMP Desa Bluto di Kecamatan Bluto, serta KDKMP Desa Sentol Daya di Kecamatan Pragaan.
Verifikasi dipimpin Brigjen TNI Candra Nugraha, S.I.P., bersama Kolonel Mar Fery Handoko. Keduanya didampingi Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada selama peninjauan di lapangan.
Pemeriksaan dilakukan dengan melihat secara langsung kondisi fisik bangunan dan fasilitas yang disiapkan untuk mendukung kegiatan koperasi. Langkah ini bertujuan memperoleh gambaran faktual mengenai perkembangan pembangunan di setiap lokasi.
Tim Mabes TNI Cek Kondisi Bangunan KDKMP
Dalam kegiatan tersebut, tim verifikasi meninjau kondisi bangunan dan kelengkapan fasilitas pendukung yang disiapkan untuk operasional KDKMP.
Pengecekan langsung menjadi bagian penting dalam proses verifikasi dan validasi. Melalui pemeriksaan di lapangan, tim dapat membandingkan kondisi fisik pembangunan dengan informasi yang tercantum dalam laporan administrasi.
Brigjen TNI Candra Nugraha mengatakan, kunjungan langsung diperlukan agar tim mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai perkembangan pembangunan KDKMP di setiap lokasi.
Menurutnya, hasil pemeriksaan tidak hanya digunakan untuk mencatat bagian yang telah sesuai, tetapi juga mengidentifikasi hal-hal yang masih memerlukan perhatian dan evaluasi.
“Melalui pengecekan langsung seperti ini, kami bisa melihat kondisi masing-masing lokasi secara lebih utuh. Apa yang sudah sesuai dapat dicatat, sedangkan hal-hal yang masih perlu perhatian bisa menjadi bahan evaluasi,” ujar Candra.
Ia menambahkan, setiap lokasi memiliki kondisi yang perlu dicermati secara langsung. Karena itu, hasil verifikasi diharapkan menjadi bahan pertimbangan untuk menyempurnakan fasilitas sebelum koperasi menjalankan fungsinya secara optimal.
“Yang terpenting, hasil pembangunan ini benar-benar siap dimanfaatkan sesuai keperluannya. Oleh karena itu, setiap catatan dari lapangan perlu diperhatikan agar fasilitas yang tersedia dapat mendukung operasional koperasi dengan baik,” katanya.
Kodim 0827/Sumenep Dukung Evaluasi Pembangunan
Sementara itu, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada menegaskan bahwa pendampingan terhadap Tim 185 Mabes TNI merupakan bagian dari komitmen Kodim dalam mendukung pelaksanaan pembangunan KDKMP di wilayah Kabupaten Sumenep.
Ia mengatakan, pemantauan perkembangan pembangunan terus dilakukan untuk mendukung pencapaian target yang telah ditetapkan.
Menurut Citra Persada, hasil verifikasi dan masukan dari tim Mabes TNI menjadi bagian penting dalam proses evaluasi, terutama untuk mengidentifikasi pekerjaan atau fasilitas yang masih membutuhkan penyempurnaan.
“Kami terus memantau perkembangan pembangunan di lapangan dan terbuka terhadap hasil pemeriksaan maupun masukan dari tim Mabes TNI. Evaluasi ini penting agar pekerjaan yang masih perlu penyempurnaan bisa menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sesuai kondisi masing-masing lokasi,” ujar Citra Persada.
Ia berharap setiap catatan hasil pemeriksaan dapat menjadi acuan bagi pihak terkait dalam menindaklanjuti kebutuhan penyempurnaan pembangunan di masing-masing desa.
Verifikasi KDKMP Jadi Bahan Evaluasi Kesiapan Operasional
Verifikasi dan validasi pembangunan KDKMP di Kabupaten Sumenep yang berlangsung selama dua hari ini menjadi bagian dari pemeriksaan langsung terhadap kondisi hasil pembangunan di sejumlah lokasi.
Melalui kegiatan tersebut, tim diharapkan memperoleh gambaran mengenai kondisi fisik bangunan, kelengkapan fasilitas, serta aspek-aspek yang masih perlu ditindaklanjuti sebelum koperasi beroperasi secara optimal.
Hasil pemeriksaan juga diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait untuk memastikan fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Dengan demikian, proses verifikasi tidak hanya berfokus pada perkembangan fisik pembangunan, tetapi juga mendukung kesiapan sarana dan prasarana KDKMP agar dapat menunjang kegiatan koperasi di tingkat desa.















