BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menghadiri kegiatan Program Percepatan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Ballroom Sari Ratna, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kepastian pemanfaatan ruang, mempermudah kegiatan usaha, menarik investasi, serta mempercepat pembangunan daerah.
Program percepatan RDTR mendorong pemerintah daerah menyusun dokumen tata ruang secara lebih terperinci agar pemanfaatan wilayah memiliki arah dan kepastian yang jelas.
Melalui dokumen tersebut, pemerintah dapat memberikan acuan bagi pelaksanaan pembangunan sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif.
Pemkab Bangkalan Perkuat Koordinasi Penyusunan RDTR
Pemerintah Kabupaten Bangkalan memiliki peran strategis dalam memastikan setiap tahapan penyusunan RDTR berjalan sesuai ketentuan dan target yang telah ditetapkan.
Pemkab juga perlu mengidentifikasi serta menyelesaikan berbagai kendala yang berpotensi menghambat proses penyusunan dokumen tata ruang.
Langkah tersebut mencakup percepatan pembahasan, koordinasi lintas pihak, hingga penyepakatan substansi RDTR sesuai kewenangan masing-masing.
Keterlibatan aktif pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan dokumen tata ruang dapat segera rampung dan memberikan manfaat bagi pembangunan wilayah.
RDTR Jadi Landasan Penguatan Investasi Bangkalan
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyusunan RDTR dengan memperkuat koordinasi dan memenuhi berbagai kebutuhan pendukung.
Pemkab berharap penyelesaian dokumen tata ruang dapat memberikan kepastian bagi pemanfaatan ruang sekaligus mendukung kelancaran kegiatan usaha dan investasi.
Ketersediaan RDTR yang terperinci juga menjadi salah satu instrumen penting dalam mengarahkan pembangunan daerah agar berjalan sesuai perencanaan.
Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berupaya memperkuat fondasi pembangunan sekaligus membuka ruang bagi peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.















