FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sumenep menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan olahraga tradisional agar tidak hilang ditelan perkembangan olahraga modern.
Ketua KORMI Sumenep, Agus Hendriyono, menyatakan bahwa permainan rakyat perlu mendapat ruang lebih luas dalam kegiatan resmi pemerintah daerah, bukan hanya saat perayaan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus.
“Kami berharap olahraga tradisional tidak sebatas hadir saat Agustusan. Harus ada agenda rutin yang menjadi bagian dari kalender resmi pemerintah daerah,” ujar Hendri, Kamis (21/8/2025).
Menurutnya, olahraga tradisional menyimpan nilai budaya luhur yang penting dikenalkan kepada generasi muda secara berkelanjutan. Karena itu, KORMI Sumenep mendorong agar pemerintah daerah menetapkan festival khusus yang menampilkan berbagai jenis olahraga rakyat.
Salah satu gagasan yang diusulkan adalah Festival Olahraga Tradisional atau 4 Cup, yang bisa menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus hiburan edukatif bagi masyarakat.
“Event seperti 4 Cup bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong,” tambah Hendri.
Ia menegaskan, olahraga tradisional harus dipandang sebagai bagian dari identitas budaya bangsa yang patut dilestarikan. Untuk itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat agar warisan budaya ini terus berkembang serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat Sumenep.














