FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Dalam upaya mengantisipasi banjir dan genangan air saat musim penghujan, Satuan Tugas (Satgas) Pematusan Kabupaten Sumenep menggelar aksi bersih-bersih saluran air di sejumlah titik rawan, Rabu (16/7/2025).
Aksi ini berlangsung di kawasan pemukiman padat penduduk, seperti di Kelurahan Bumi Sumekar, yang dikenal rawan tersumbat akibat tumpukan sampah domestik dan endapan lumpur.
Menurut Koordinator Satgas Pematusan, Bapak Mol, kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin yang kini dipercepat mengingat prediksi BMKG soal curah hujan tinggi dalam beberapa pekan ke depan.
“Kami tidak hanya membersihkan saluran, tapi juga mengedukasi warga agar tidak membuang sampah ke drainase. Ini kerja sama antara satgas, DLH, dan masyarakat,” jelas Bapak Mol saat ditemui di lokasi.
Dengan mengenakan kaos seragam dan alat berat seadanya, puluhan personel turun langsung ke saluran air dengan membawa karung dan cangkul.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pendekatan ekologis dan sosial.
“Ini bukan sekadar bersih-bersih, tapi membangun kesadaran lingkungan. Kalau masyarakat ikut terlibat, hasilnya akan lebih bertahan lama,” ujarnya.
Pemkab Sumenep mengimbau seluruh desa dan kelurahan untuk menggelar kegiatan serupa, guna menciptakan lingkungan bersih dan sehat menjelang puncak musim hujan.














