SUMENEP – Yayasan Al-Hikmah Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, menggelar Haul Muassis dan Reuni Akbar untuk pertama kalinya di Sasana Al-Hikmah, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi alumni dalam mendukung kemajuan lembaga pendidikan.
Reuni akbar ini lahir atas inisiatif para alumni yang kini tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya ikatan emosional dengan almamater yang telah menjadi tempat menimba ilmu.
Ketua Yayasan Al-Hikmah Aengdake, Abusiri Djannam, menegaskan bahwa alumni memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung pengembangan lembaga pendidikan.
“Yayasan kami mengelola beberapa lembaga pendidikan formal yang hingga saat ini tetap konsisten membangun mental dan spiritual peserta didik,” ujarnya.
Abusiri menjelaskan, perjalanan Yayasan Al-Hikmah dimulai dengan berdirinya MI Al-Hikmah pada 1995. Seiring perkembangan waktu, yayasan terus memperluas layanan pendidikan dengan mendirikan PAUD, TK, MTs, dan MA Al-Hikmah.
Tidak berhenti di jenjang pendidikan menengah, yayasan kini juga mulai merintis pendirian Perguruan Tinggi Kebidanan sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Salah seorang alumni, Hodawi, berharap reuni akbar tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi mampu melahirkan program nyata yang memberikan manfaat bagi kemajuan lembaga.
“Dari kegiatan ini kami berharap alumni dapat ikut berkontribusi, termasuk mengajak anak-anak yang belum bersekolah agar mendapatkan pendidikan di lembaga ini,” katanya.
Melalui Haul Muassis dan Reuni Akbar perdana tersebut, Yayasan Al-Hikmah berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pengurus, guru, alumni, dan masyarakat dalam mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, serta mampu menjawab tantangan zaman.













