SAMPANG – Warga Dusun Grukgak, Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, mendesak pemerintah segera memperbaiki lampu penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan nasional yang padam hampir setahun terakhir.
Kondisi gelap tersebut berada tepat di depan Masjid Nurtaubatul Muslimin dan memicu kekhawatiran masyarakat, terutama selama bulan Ramadan ketika aktivitas ibadah malam meningkat.
Jamaluddin, warga setempat, menegaskan pemerintah daerah perlu segera turun tangan karena kondisi itu membahayakan keselamatan pengguna jalan dan jamaah masjid.
“Lampu PJU di sini sudah hampir setahun mati. Kami sangat khawatir terjadi kecelakaan, apalagi lokasinya persis di depan masjid,” ujar Jamaluddin, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, jamaah salat tarawih kerap kesulitan menyeberang jalan nasional yang ramai kendaraan. Pengendara sering melaju dengan kecepatan tinggi, sementara minimnya penerangan memperbesar risiko kecelakaan.
Ia juga mengingatkan bahwa kecelakaan pernah terjadi di lokasi tersebut. Seorang jamaah masjid sempat tertabrak sepeda motor saat kondisi jalan gelap.
“Sekarang Ramadan, warga banyak beraktivitas malam hari. Kalau gelap seperti ini, sangat rawan. Kami tidak ingin kejadian serupa terulang,” katanya.
Jamaluddin menjelaskan, titik PJU yang padam membentang mulai dari gapura perbatasan Pamekasan–Sampang hingga ke arah barat masjid. Warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan, terutama pada lampu yang berada tepat di depan masjid.
“Kami meminta Pemkab Sampang segera memperbaiki PJU, khususnya di depan masjid karena itu paling mendesak,” tegasnya.














