PAMEKASAN – Fenomena tanah bergerak melanda wilayah Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, pada Sabtu (17/1/2026). Peristiwa tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung lama, sehingga mengakibatkan pergerakan lapisan tanah di sejumlah titik permukiman warga.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, mengungkapkan bahwa tanah bergerak terjadi di tiga dusun, yakni Dusun Barat Gunung, Dusun Peseser Timur, dan Dusun Laok Gunung.
“Dampaknya, sebanyak 16 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda,” ujar Dhofir saat dikonfirmasi.
Selain itu, tercatat 13 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat, sementara 3 kepala keluarga lainnya masih bertahan di rumah yang rusak ringan sambil menjaga barang-barang berharga mereka.
BPBD Pamekasan telah melakukan kaji cepat dan asesmen lapangan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta risiko lanjutan. Bantuan logistik berupa makanan juga telah disalurkan kepada warga terdampak.
“Kami mengimbau masyarakat yang terdampak untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari potensi bahaya susulan,” jelasnya.
Ke depan, BPBD akan melakukan kajian teknis secara menyeluruh, termasuk analisis tekstur tanah dan kondisi geologis wilayah tersebut. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan dukungan penanganan lanjutan.














