Edu  

Siswa SD dan Ribuan Emak-Emak di Sampang Serukan Dukungan untuk Program MBG

Siswa SD dan ribuan emak-emak mendukung program Makan Bergizi Gratis MBG di Kantor DPRD Sampang Jawa Timur.
Sejumlah siswa SD bersama ribuan emak-emak menyampaikan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Kantor DPRD Sampang, Jawa Timur.

SAMPANG – Sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) bersama ribuan emak-emak menggelar aksi dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Kamis (25/6/2026). Mereka mendatangi Kantor DPRD Sampang untuk menyampaikan aspirasi agar program tersebut tetap berlanjut.

Dalam aksi tersebut, beberapa siswa SD secara langsung menyampaikan harapan mereka di hadapan peserta aksi dan perwakilan DPRD. Mereka mengaku merasakan manfaat dari program MBG yang selama ini hadir di sekolah.

Salah seorang siswa yang memegang pengeras suara meminta pemerintah mempertahankan program tersebut. Menurutnya, para siswa telah terbantu karena memperoleh makanan bergizi setiap hari di sekolah.

“Jangan dihentikan Pak Presiden. Kami sudah suka MBG,” ujar seorang siswa saat menyampaikan aspirasinya.

Para siswa juga menilai program MBG mampu mengurangi beban ekonomi keluarga. Kehadiran makanan gratis di sekolah membuat sebagian orang tua tidak lagi perlu menyiapkan uang saku maupun sarapan bagi anak sebelum berangkat belajar.

Koordinator lapangan aksi, Anis Fitria, menjelaskan keikutsertaan siswa dalam kegiatan tersebut berawal dari keinginan mereka sendiri untuk menyampaikan dukungan terhadap program yang mereka rasakan manfaatnya.

“Orang tuanya salah satu relawan, sehingga anak tersebut ingin ikut sekaligus menyampaikan aspirasinya,” kata Anis.

Anis menilai program MBG memberikan dampak positif di berbagai sektor. Selain membantu pemenuhan gizi anak, program ini juga berkontribusi terhadap upaya menekan angka stunting, meningkatkan konsentrasi belajar, serta mendukung prestasi siswa di sekolah.

Menurutnya, keberadaan program MBG juga membuka peluang kerja bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.

“Program ini memberikan manfaat besar. Kami berharap pelaksanaannya terus berlanjut karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, banyak ibu tunggal yang kini memperoleh penghasilan dari aktivitas di dapur MBG. Pendapatan tersebut membantu mereka memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

Anis menyebut ribuan emak-emak yang hadir dalam aksi itu datang secara sukarela untuk menyampaikan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto agar tetap melanjutkan program prioritas nasional tersebut.

“Sudah ribuan warga yang memperoleh pekerjaan. Banyak di antaranya para janda yang menggantungkan penghasilan dari dapur MBG,” katanya.

Saat ini, lebih dari 140 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG beroperasi di Kabupaten Sampang. Keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat lokal.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *