Polda Jabar Antisipasi Kepadatan Arus Mudik 2026 di Tol Cipali dan Nagreg

Kapolda Jabar Rudi Setiawan siapkan strategi pengamanan arus mudik 2026 di Tol Cipali dan jalur Nagreg Jawa Barat
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan saat meninjau persiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Bandung.

BANDUNG – Polda Jawa Barat mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. Kepolisian memetakan sejumlah titik rawan kepadatan, terutama di jalur Tol Cipali dan jalur arteri Nagreg.

Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan menyampaikan langsung rencana tersebut saat meninjau dapur SPPG di Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Sabtu (28/2/2026). Ia memprediksi volume kendaraan pada mudik tahun ini akan meningkat dengan pola kepadatan yang serupa dengan Lebaran tahun sebelumnya.

“Kami memprediksi peningkatan arus kendaraan akan terkonsentrasi di jalan tol, khususnya Cipali,” ujar Rudi kepada awak media.

Terapkan Skema One Way Bersama Korlantas
Rudi menegaskan, jajarannya akan berkoordinasi dengan Korlantas Polri untuk menerapkan rekayasa lalu lintas. Petugas akan memberlakukan skema one way nasional, one way lokal, serta sistem bertahap sesuai kondisi di lapangan.

Selain mengatur arus kendaraan di jalan tol, Polda Jabar juga mengawasi rest area agar tetap kondusif dan mampu melayani kebutuhan pemudik dengan aman dan nyaman.

Polda Jabar juga memfokuskan pengamanan di jalur arteri selatan. Rudi menyebut wilayah Nagreg, Naringgul (Kabupaten Cianjur), hingga Gentong (Kabupaten Tasikmalaya) kerap mengalami lonjakan arus kendaraan saat musim mudik.

Menurutnya, peningkatan volume kendaraan di jalur selatan Jawa Barat membutuhkan pengaturan lalu lintas yang lebih intensif agar tidak memicu kemacetan panjang.

Untuk meningkatkan pelayanan, Polda Jabar akan membangun pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah masjid strategis sepanjang jalur mudik. Kepolisian menggandeng Dewan Masjid Indonesia (DMI) dalam penyediaan fasilitas tersebut.

Petugas akan memfungsikan masjid sebagai tempat istirahat bagi pemudik. Pengelola pos akan menyediakan air minum dan makanan ringan sederhana guna membantu pemudik memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan.

Fokus Pengamanan Jalur dan Tempat Ibadah
Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, Polda Jabar juga memperkuat pengamanan di lokasi salat Idul Fitri serta kawasan permukiman warga. Langkah ini bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.

Rudi memastikan jajarannya akan menggelar rapat koordinasi nasional pada 2 Maret 2026, lalu melanjutkan dengan rapat tingkat provinsi serta kabupaten/kota di Jawa Barat guna mematangkan seluruh persiapan pengamanan mudik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.