FALIHMEDIA.COM | PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan resmi menerapkan aturan pembatasan aktivitas malam bagi anak-anak dan remaja. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 300/309/432.305/2025 yang ditandatangani Bupati Kholilurrahman pada Senin (1/12/2025).
Dalam regulasi tersebut, anak-anak dibatasi melakukan aktivitas di luar rumah mulai pukul 22.00 hingga 04.00 WIB. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mencegah meningkatnya potensi kenakalan remaja maupun aktivitas negatif di malam hari.
Bupati Kholilurrahman menjelaskan bahwa risiko anak terlibat perilaku menyimpang cenderung meningkat pada jam-jam larut malam.
“Kasus kriminal yang terjadi di depan Masjid Agung Asy-Syuhada beberapa waktu lalu sebagai salah satu pemicu perlunya pengawasan lebih ketat,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya bertujuan menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga mendorong pelajar agar memiliki waktu belajar dan istirahat yang lebih baik. Meski demikian, aturan tersebut tetap diberlakukan secara fleksibel dan tidak sepenuhnya membatasi aktivitas generasi muda.
Beberapa pengecualian diperbolehkan, seperti anak yang mengikuti kegiatan sekolah, menghadiri acara keagamaan atau sosial dengan izin orang tua, keluar rumah bersama orang tua atau wali, menghadapi keadaan darurat, serta aktivitas lain yang diketahui dan diizinkan orang tua.
Selama pemberlakuan jam malam, anak-anak dilarang berkumpul di tempat umum tanpa pendamping orang tua, terutama di area rawan tindak kriminalitas. Mereka juga diimbau menjauhi lingkungan yang berpotensi memicu perilaku negatif, seperti pergaulan bebas, konsumsi alkohol, penyalahgunaan narkotika, dan zat adiktif lainnya.
Pemerintah menegaskan pendekatan penanganan bagi pelanggar tetap bersifat persuasif dan edukatif. Anak yang terjaring akan dibina bersama orang tua, dan dalam kasus tertentu akan dikoordinasikan dengan pihak kepolisian maupun lembaga terkait.
“Kebijakan ini kita buat untuk melindungi, bukan mengekang. Tujuannya agar anak-anak tetap berada dalam lingkungan yang aman,” tegas Bupati Kholilurrahman.






