FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Program Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Rubela yang digelar oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPP-KB) Kabupaten Sumenep melalui 26 Puskesmas terus berjalan. Memasuki hari kedua, capaian imunisasi menunjukkan progres positif.
Kepala DKP2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, menyampaikan bahwa hingga 26 Agustus 2025 pukul 16.00 WIB, jumlah anak yang sudah mendapatkan imunisasi mencapai 11.190 jiwa dari total sasaran 73.969 anak, atau sekitar 15,1 persen.
Rinciannya sebagai berikut:
Usia 9–12 bulan: dari sasaran 3.404 anak, baru 168 anak yang sudah imunisasi (cakupan 4,9%)
Usia 12–47 bulan: dari 31.237 anak, sudah 1.283 anak imunisasi (cakupan 4,1%)
Usia 4–6 tahun: dari 26.308 anak, sudah 5.252 anak imunisasi (cakupan 20%)
Usia 7 tahun: dari 13.020 anak, sudah 4.487 anak imunisasi (cakupan 34,5%)
Menurut dr. Ellya, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan seluruh pihak. Karena itu, DKP2KB Sumenep terus berkoordinasi dengan lintas sektor, mulai dari kecamatan hingga desa, untuk memperkuat sosialisasi pentingnya imunisasi.
“Upaya menghentikan penularan campak di Kabupaten Sumenep tidak bisa hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan. Peran orang tua, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen sangat penting agar cakupan imunisasi bisa optimal,” tegasnya.
Dengan adanya ORI Campak Rubela, pemerintah daerah berharap semakin banyak anak-anak yang terlindungi dari penyakit berbahaya tersebut.













