Kronologi Pemuda di Giligenting Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas

Petugas kepolisian bersama aparat TNI mengamankan seorang pemuda di Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga tewas
Petugas kepolisian bersama aparat TNI mengamankan seorang pemuda di Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga tewas (Foto: Syafi'ih)

SUMENEP – Peristiwa tragis terjadi di Dusun Kebun, Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, pada Minggu malam (17/8/2025). Seorang pemuda bernama Supriyanto (25) tega menganiaya ayah kandungnya, Misnayu (59), hingga meninggal dunia hanya karena persoalan uang.

Menurut keterangan, kejadian bermula ketika Supriyanto ditegur oleh ayahnya setelah ketahuan mengambil uang milik ibunya yang sedang sakit stroke. Teguran tersebut memicu pertengkaran mulut antara keduanya.

“Teguran tersebut terjadi cekcok yang semakin memanas berakhir dengan tindak kekerasan. Saat polisi tiba di lokasi, korban Misnayu sudah ditemukan tak bernyawa dengan luka parah di bagian kepala,” ujar Bapak Budi kepada Falihmedia.com, saat membawa tersangka untuk diamankan ke Polres Sumenep pada Senin (18/8/2025) sore.

Sementara itu, Supriyanto ditemukan berada di halaman rumah dengan luka robek di pergelangan tangan dan perut.

“Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP, termasuk gunting dan pecahan piring,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Giligenting, AKP Mawardi, membenarkan kasus penganiayaan ayah kandung tersebut. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga.

“Petugas segera mengamankan TKP, menyita barang bukti, mencatat keterangan saksi, dan membawa korban ke Puskesmas untuk dilakukan visum,” ujarnya.

Saat ini, pelaku telah diamankan dan dibawa ke RSUD Sumenep untuk mendapatkan perawatan medis sekaligus pemeriksaan tes kejiwaan terhadap Supriyanto karena diduga memiliki keterbelakangan mental.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *