SosBud  

Kopwan Irama Kepanjin Sumenep Santuni Anak Yatim dan Lansia di Ramadan 1447 H

Kopwan Irama Kepanjin Sumenep membagikan santunan anak yatim dan sembako lansia pada Ramadan 1447 H
Pengurus Kopwan Irama menyerahkan santunan kepada anak yatim dan paket sembako untuk lansia di Kelurahan Kepanjin

SUMENEP — Koperasi Wanita Irama Kelurahan Kepanjin, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep kembali menyalurkan santunan kepada anak yatim dan bantuan sembako bagi lanjut usia (lansia) dari dana sosial tahun buku 2025.

Ketua Kopwan Irama, Rosida Agustina, menjelaskan bahwa koperasi memberikan santunan kepada 20 anak yatim serta paket sembako untuk 35 lansia. Program tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun, khususnya pada bulan Ramadan.

“Alhamdulillah, pada Ramadan 1447 Hijriah ini Kopwan Irama kembali menyalurkan dana sosial dan berbagi kepada anak yatim serta lansia,” ujarnya, Minggu (1/3/2025).

Rosida menegaskan, keberhasilan koperasi tidak lepas dari kerja sama pengurus, pengawas, dan seluruh anggota yang menjaga komitmen, tanggung jawab, serta kebersamaan. Ia memastikan hasil usaha koperasi tidak hanya memberi manfaat bagi anggota, tetapi juga masyarakat sekitar, khususnya di Kelurahan Kepanjin.

Ia berharap kegiatan sosial tersebut bernilai ibadah dan membawa keberkahan bagi koperasi agar terus berkembang.

Selain sembako untuk lansia, koperasi juga memberikan uang saku kepada anak yatim. Dua tokoh masyarakat setempat turut mendukung kegiatan berbagi tersebut pada Ramadan tahun ini.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perindustrian Perdagangan Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, melalui Hendra Supriyono, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Kopwan Irama menjalankan kegiatan sosial setiap tahun.

Menurutnya, tidak semua koperasi mampu menyejahterakan anggota, apalagi berbagi dengan masyarakat di luar keanggotaan.

“Kopwan Irama terus bergerak dan berprestasi. Pengurus dan anggota mengelola koperasi dengan baik sehingga mampu berkembang dan membantu banyak pihak,” ujarnya.

Ruslan, Lurah Kepanjin, mengaku bangga karena wilayahnya memiliki koperasi yang mampu menyisihkan sebagian hasil usaha untuk kegiatan sosial.

Ia menilai keberhasilan tersebut lahir dari pengelolaan yang amanah dan tidak berorientasi pada kepentingan pribadi.

Sementara itu, Pendamping Koperasi, Darussalam, menyebut realisasi dana sosial 2025 menjadi bukti bahwa Kopwan Irama telah menjalankan prinsip koperasi secara benar.

“Banyak koperasi gulung tikar karena tidak dikelola dengan baik. Kopwan Irama menunjukkan tata kelola yang sehat dan mampu menyejahterakan anggota sekaligus masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan sosial Ramadan ini, Kopwan Irama memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang tidak hanya fokus pada usaha, tetapi juga kepedulian sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.