SUMENEP – Kodim 0827/Sumenep menanam 3.500 bibit mangrove di kawasan Pantai Kundang Wetan, Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Senin (25/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program penguatan pelatihan teritorial TNI Angkatan Darat dengan mengusung tema “Mangrove Tumbuh, Indonesia Tangguh.”
Pelaksanaan kegiatan terhubung secara virtual dengan Waaster Kasad Brigjen TNI Boemi Aryo Bimo, SE, dan melibatkan sekitar 80 peserta yang berasal dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, serta warga setempat.
Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada menegaskan bahwa penanaman mangrove merupakan langkah konkret untuk menjaga kelestarian kawasan pesisir sekaligus memperkuat perlindungan pantai dari ancaman abrasi.
Menurutnya, keberadaan mangrove memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat, khususnya para nelayan yang menggantungkan hidup pada ekosistem pesisir.
Baca juga: Inovasi Penanaman Mangrove dengan Metode SiTampan: Upaya IPB University dan Pokmaswas Reng Paseser
“Penanaman mangrove ini merupakan investasi lingkungan untuk masa depan. Kami ingin kawasan pesisir Sumenep tetap kuat menghadapi abrasi sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat,” kata Letkol Inf Citra Persada.
Ia menjelaskan, mangrove berfungsi sebagai pelindung alami garis pantai dari gelombang laut dan abrasi. Selain itu, tanaman tersebut menjadi habitat berbagai jenis biota laut yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Tidak hanya itu, mangrove juga memiliki kemampuan menyerap karbon dalam jumlah besar sehingga dapat mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan menjaga kualitas lingkungan.
“Kami berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan terus meningkat. Melestarikan alam bukan hanya tugas pemerintah atau TNI, melainkan tanggung jawab bersama demi keberlanjutan generasi mendatang,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta mengikuti arahan Waaster Kasad Brigjen TNI Boemi Aryo Bimo secara virtual.
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Boemi Aryo Bimo menekankan bahwa gerakan penanaman mangrove menjadi bentuk kepedulian nyata seluruh komponen bangsa dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem pesisir.
Selain melakukan penanaman mangrove, peserta juga mengikuti kegiatan penyerahan bantuan sosial secara virtual dan penyerahan simbolis bibit mangrove kepada perwakilan peserta.
Baca juga: Warga Nelayan Desa Galis Giligenting Gotong Royong Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Pesisir Pantai Berru
Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi, jajaran perwira dan Babinsa Kodim 0827/Sumenep, Kapolsek Saronggi AKP Edy Hariyanto, Plt Camat Saronggi Arman Mustafa, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Banser, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVI Kodim 0827/Sumenep, serta perangkat Desa Tanjung.
Melalui penanaman ribuan bibit mangrove ini, Kodim 0827/Sumenep berharap kawasan pesisir di Kabupaten Sumenep semakin tangguh menghadapi ancaman abrasi sekaligus mampu menjaga keberlanjutan ekosistem laut untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.














