FALIHMEDIA.COM – Getaran gempa bumi kembali dirasakan warga Kabupaten Sumenep pada Jumat pagi (7 November 2025) pukul 09.21 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo 4,2 dan berpusat di laut, sekitar 46 kilometer tenggara Sumenep dengan kedalaman 15 kilometer.
Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, menyampaikan bahwa gempa tersebut dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut.
“Jika dilihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh pergerakan sesar aktif di dasar laut,” jelas Ari, Jumat (7/11/2025).
Beberapa warga di wilayah selatan Sumenep dilaporkan merasakan getaran ringan selama beberapa detik. Meski demikian, tidak ada laporan kerusakan bangunan akibat guncangan tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mempercayai informasi yang tidak resmi. Hingga pukul 12.59 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya gempa susulan (aftershock).
“Kami mengingatkan warga untuk memeriksa kondisi bangunan setelah gempa demi memastikan keamanan dan menghindari potensi bahaya,” tambahnya.
Masyarakat juga disarankan untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG melalui kanal terverifikasi seperti:
• Instagram dan Twitter/X @infoBMKG
• Situs web resmi www.bmkg.go.id
• Kanal Telegram InaTEWS BMKG
• Aplikasi InfoBMKG dan WRS-BMKG di perangkat Android maupun iOS.













