BPBD Pamekasan Kekurangan Personel, Asesmen Dampak Angin Kencang di 26 Desa Masih Berlangsung

Tim BPBD Pamekasan mendata kerusakan rumah dan dampak angin kencang di sejumlah wilayah
Personil BPBD Pamekasan, bersama tim gabungan melakukan asesmen dampak cuaca ekstrem berupa angin kencang di Pamekasan

PAMEKASAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan masih melakukan kaji cepat atau asesmen terhadap dampak angin kencang yang melanda sejumlah wilayah.

Angin kencang tersebut terjadi pada Kamis, 5 Maret 2026. BPBD Pamekasan masih mendata tingkat kerusakan dan warga yang terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, mengatakan tim terus turun ke lapangan.

Tim BPBD memeriksa tingkat kerusakan dan mencatat warga yang terdampak bencana.

Namun, proses asesmen menghadapi kendala. Jumlah personel BPBD yang terbatas membuat pemeriksaan belum dapat dilakukan secara bersamaan di seluruh wilayah terdampak.

“Kami menghadapi keterbatasan personel di lapangan sehingga belum semua desa atau kelurahan terdampak bisa langsung kami melakukan asesmen,” kata Dhofir, Jumat (6/3/2026).

BPBD Pamekasan Kumpulkan Data Kerusakan

Selain melakukan asesmen langsung, BPBD Pamekasan juga mengumpulkan laporan dari pemerintah desa dan masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperbarui data kerusakan akibat angin kencang.

Berdasarkan laporan sementara, angin kencang melanda sedikitnya 26 desa dan kelurahan di tujuh kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Dampak Angin Kencang di Kecamatan Tlanakan

Di Kecamatan Tlanakan, pohon tumbang terjadi di Desa Ambat dan Desa Larangan Tokol.

Sementara itu, pohon tumbang di Desa Larangan Slampar menimpa rumah warga.

Kerusakan rumah juga dilaporkan terjadi di Desa Dabuan, Desa Kramat, dan Desa Terrak.

Angin Kencang Rusak Rumah di Pademawu

Di Kecamatan Pademawu, pohon tumbang dilaporkan terjadi di Desa Sumedangan.

Kemudian, di Desa Tanjung, angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan merusak rumah warga.

Dampak Angin Kencang di Kecamatan Pamekasan

Wilayah Kecamatan Pamekasan juga mengalami dampak cukup luas.

Pohon tumbang dan kerusakan rumah dilaporkan terjadi di Kelurahan Patemon, Teja Timur, dan Kolpajung.

Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di Kelurahan Barkot dan Lawangan Daya.

Di Desa Bettet, tiang listrik roboh dan mengganggu akses jalan warga.

Kerusakan rumah juga dilaporkan terjadi di Desa Toronan, Kelurahan Kowel, dan Desa Jalmak.

Sementara itu, pohon tumbang terjadi di sekitar SMA Negeri 4 Pamekasan, Kelurahan Bugih.

Proppo hingga Kadur Ikut Terdampak

Di Kecamatan Proppo, angin kencang merusak rumah warga dan menumbangkan pohon di Desa Samiran.

Kerusakan rumah juga terjadi di Desa Candi Burung, Toket, Batukalangan, dan Jambringin.

Selanjutnya, kerusakan rumah akibat angin kencang dilaporkan terjadi di Desa Konang, Kecamatan Galis.

Di Kecamatan Palengaan, dampak angin kencang muncul di Desa Angsanah dan Desa Poto’an Laok.

Terakhir, BPBD menerima laporan kerusakan rumah warga di Desa Kadur, Kecamatan Kadur.

BPBD Pamekasan Imbau Warga Waspada

Dhofir mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

“Kami meminta masyarakat tetap mewaspadai kemungkinan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi,” ujarnya.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *