FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Dalam upaya mempercepat penurunan angka tengkes (stunting), Babinsa Koramil 19/Sapeken Kodim 0827/Sumenep, Serka Harianto, aktif melakukan komunikasi sosial dan pemantauan langsung terhadap kondisi balita di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi TNI AD dalam mendukung program pemerintah untuk menekan kasus tengkes di wilayah terpencil. Serka Harianto menekankan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala guna mencetak generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.
“Data tengkes yang akurat sangat penting agar penanganan gizi buruk bisa dilakukan tepat waktu dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Menurut Serka Harianto, masih banyak orang tua yang belum memahami ciri-ciri gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis.
“Oleh karena itu, edukasi langsung kepada masyarakat menjadi bagian penting dari tugas pendampingan di lapangan,” paparnya.
Sebagai garda terdepan di wilayah teritorialnya, Babinsa tidak hanya membantu proses pendataan balita tengkes, namun juga melakukan pemantauan secara berkala dan memastikan anak-anak yang mengalami stunting mendapat perhatian serius.
Keterlibatan Babinsa seperti yang dilakukan oleh Serka Harianto menjadi bukti nyata bahwa penanganan tengkes adalah tanggung jawab bersama, termasuk unsur TNI.














