Jatim  

Puting Beliung Terjang Pekan Raya Bangkalan, Puluhan Tenda Pedagang Ambruk

Puluhan tenda pedagang Pekan Raya Bangkalan roboh akibat terjangan angin puting beliung di Alun-Alun Bangkalan.
Puluhan tenda pedagang di kawasan Pekan Raya Bangkalan, Alun-Alun Bangkalan, roboh setelah diterjang angin puting beliung, Senin (2/11/2026).

BANGKALAN – Angin puting beliung menerjang kawasan Alun-Alun Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Senin (2/11/2026). Bencana yang datang bersamaan dengan hujan deras tersebut memorakporandakan arena Pekan Raya Bangkalan hingga menyebabkan puluhan tenda pedagang ambruk.

Angin kencang yang datang secara tiba-tiba membuat suasana di sekitar alun-alun berubah mencekam. Terjangan angin menerbangkan sejumlah tenda dan merusak lapak pedagang yang mengikuti kegiatan Pekan Raya Bangkalan.
Bahkan, kuatnya hembusan angin membuat sejumlah tiang penyangga berbahan besi patah. Dari puluhan tenda yang berdiri di lokasi, hanya sekitar empat hingga lima tenda yang masih bertahan.

Salah seorang pedagang, Moh Hilmi, mengungkapkan bahwa angin puting beliung datang dari arah timur dan langsung menyapu kawasan tempat para pedagang membuka usaha.
Menurut Hilmi, kejadian berlangsung begitu cepat sehingga para pedagang tidak sempat menyelamatkan seluruh perlengkapan dagangan mereka.
Selain merobohkan tenda, angin kencang juga menerbangkan terpal dan banner yang digunakan sebagai penutup lapak. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut turut membasahi barang dagangan milik sejumlah pedagang.
Dampak bencana juga terlihat di sepanjang jalan sekitar Alun-Alun Bangkalan. Angin puting beliung menumbangkan sejumlah pohon hingga beberapa dahan tersangkut pada kabel listrik.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi warga maupun pengguna jalan yang melintas karena berpotensi membahayakan keselamatan.
Peristiwa ini membuat aktivitas para pedagang Pekan Raya Bangkalan terganggu. Kerusakan puluhan tenda dan lapak menjadi dampak paling terlihat setelah angin puting beliung melanda kawasan pusat kota tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *