BANGKALAN – Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, menyerahkan trofi dan uang pembinaan kepada para pemenang Olimpiade Literasi dan Numerasi 2026 di Gedung PKPN Bangkalan, Senin (26/10/2026). Ajang ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mengasah kemampuan siswa sekolah dasar.
Olimpiade tersebut digelar Radar Madura Jawa Pos Bangkalan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini dirancang untuk mendorong penguatan kemampuan literasi dan numerasi sejak dini serta memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan potensi dan prestasinya.
Manager Radar Madura Bangkalan, Sugianto, dalam laporannya menjelaskan bahwa kompetisi tingkat kabupaten ini diikuti sebanyak 216 peserta dari kalangan siswa SD kelas III hingga kelas V.
Sebelum mencapai babak kabupaten, para peserta terlebih dahulu melewati seleksi tingkat kecamatan yang diikuti sekitar 4.600 siswa. Peserta yang lolos kemudian melanjutkan perjuangan melalui babak penyisihan tingkat kabupaten yang dilaksanakan secara daring.
Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, menyampaikan apresiasi kepada Radar Madura dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan olimpiade tersebut.
Menurutnya, literasi dan numerasi merupakan fondasi penting dalam pendidikan yang harus diperkuat secara berkelanjutan. Kedua kemampuan itu tidak hanya menunjang keberhasilan akademik, tetapi juga membantu anak menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
“Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana anak-anak mampu memahami informasi secara kritis. Sementara numerasi melatih kemampuan berpikir logis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Fauzan juga mengajak seluruh lembaga pendidikan di Kabupaten Bangkalan untuk terus berinovasi dan beradaptasi dalam menghadirkan proses pembelajaran yang berkualitas. Menurutnya, lingkungan pendidikan harus mampu mendorong tumbuhnya kreativitas, daya pikir kritis, serta potensi setiap peserta didik.
Ia berharap kompetisi literasi dan numerasi dapat dikembangkan dengan jangkauan peserta yang lebih luas. Dengan demikian, semakin banyak siswa sekolah dasar yang mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus meraih prestasi.
Dari total 667 lembaga sekolah dasar di Bangkalan, pemerataan partisipasi dalam kegiatan serupa menjadi salah satu harapan untuk pelaksanaan pada tahun-tahun berikutnya.
“Kita ingin membangun budaya literasi dan numerasi sejak dini, sekaligus mengubah stigma terhadap pendidikan di Bangkalan melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan prestasi anak-anak kita,” tegasnya.
Melalui penyelenggaraan Olimpiade Literasi dan Numerasi 2026, penguatan kompetensi dasar siswa diharapkan semakin mendapat perhatian. Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan media juga diharapkan terus berkembang guna mendukung lahirnya generasi Bangkalan yang unggul dan berdaya saing.














