Pemkab Bangkalan Dorong Penyusunan RDTR yang Terarah

Avatar of Falih Media
Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far dalam kegiatan FGD penyusunan RDTR Kabupaten Bangkalan
Wakil Bupati Bangkalan Moch. Fauzan Ja'far menyampaikan pentingnya penyusunan RDTR sebagai acuan perencanaan pembangunan daerah dalam kegiatan FGD dan konsultasi publik

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus mendorong perencanaan tata ruang yang terarah, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk sejumlah wilayah perencanaan di Kabupaten Bangkalan.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) ke-1 RDTR dan Konsultasi Publik (KP) ke-1 Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Wilayah Perencanaan Bangkalan–Socah, Blega, dan Tanjung Bumi, Selasa (20/10/2026).

Kerjasama Media

Menurut Fauzan, penyusunan RDTR merupakan langkah penting untuk mendukung pembangunan daerah agar berjalan lebih terarah dan memiliki landasan perencanaan yang jelas. Karena itu, ia berharap proses penyusunan dokumen tersebut dapat segera diselesaikan dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan terbaru.

“RDTR ini sangat kita butuhkan sebagai acuan dalam merencanakan pembangunan daerah agar lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, berbagai masukan dari pihak-pihak terkait turut menjadi perhatian. Aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun rencana tata ruang yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung arah pembangunan Kabupaten Bangkalan.

Pemkab Bangkalan juga menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap berbagai persoalan yang dibahas dalam forum. Dengan demikian, proses perencanaan tidak berhenti pada penyusunan dokumen, tetapi dapat menjadi dasar bagi kebijakan dan pelaksanaan pembangunan yang nyata.

Penyusunan RDTR di wilayah Bangkalan–Socah, Blega, dan Tanjung Bumi diharapkan mampu memperkuat keterpaduan perencanaan wilayah. Selain itu, dokumen tersebut diharapkan menjadi acuan dalam menentukan arah pemanfaatan ruang dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan aspek lingkungan.

Melalui kegiatan FGD dan konsultasi publik tersebut, Pemkab Bangkalan berharap penyusunan RDTR dapat menghasilkan perencanaan yang komprehensif, terukur, dan berkelanjutan sehingga mendukung pembangunan daerah yang semakin baik.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *