SAMPANG – Sebuah rumah warga di Dusun Probungan, Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ludes terbakar hingga rata dengan tanah pada Sabtu (29/8/2026).
Rumah tersebut milik seorang nenek yang akrab disapa Ibu Habije. Ia tinggal bersama anaknya, Tomina, dan cucunya.
Kebakaran terjadi ketika tidak ada penghuni di dalam rumah. Hingga kini, petugas maupun warga belum mengetahui secara pasti sumber api yang menghanguskan bangunan tersebut.
Salah seorang warga, Mat Sehri, mengatakan Habije meninggalkan rumah untuk menghadiri pengajian bersama sejumlah warga. Tak lama setelah itu, warga melihat asap hitam mengepul dari arah rumah.
“Kurang lebih lima menit setelah Bu Habije berangkat ke pengajian, rumahnya sudah terlihat mengeluarkan asap hitam,” kata Mat Sehri.
Setelah melihat kepulan asap, Mat Sehri segera mendatangi lokasi dan meminta bantuan warga sekitar. Warga kemudian berdatangan untuk berusaha membantu, tetapi api sudah membesar.
Kobaran api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan. Warga tidak mampu menyelamatkan rumah tersebut hingga akhirnya seluruh bangunan hangus dan rata dengan tanah.
Kebakaran berlangsung saat rumah dalam keadaan kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Warga memastikan seluruh penghuni rumah sedang berada di luar ketika api mulai muncul. Kondisi tersebut membuat tidak ada anggota keluarga yang terjebak di dalam bangunan.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih menjadi tanda tanya. Belum ada keterangan yang memastikan apakah api berasal dari korsleting listrik, aktivitas memasak, atau sumber lainnya.
Kerugian materiil akibat kebakaran tersebut juga masih dalam proses pendataan.
Warga berharap penyebab kebakaran dapat segera diketahui sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan permukiman tersebut.
















