SUMENEP – Koperasi Konsumen Wanita Potre Koneng menggelar pasar murah dan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, Selasa (12/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Homestay CI Jalan Dr. Cipto, Kabupaten Sumenep itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat sejak pagi hari.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan sekitar 2.000 paket bahan pangan bersubsidi berupa beras, minyak goreng, dan gula dengan potongan harga sekitar 16 hingga 20 persen di bawah harga pasar.
Selain kebutuhan pokok, masyarakat juga dapat membeli berbagai kebutuhan sandang dengan diskon mencapai 50 hingga 70 persen.
Tak hanya menghadirkan pasar murah, Koperasi Wanita Potre Koneng juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat.
Ketua Koperasi Wanita Potre Koneng, Sri Yuliani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari realisasi program kerja koperasi tahun anggaran 2026 sekaligus upaya membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban ekonomi warga. Saat harga bahan pokok terus naik, masyarakat membutuhkan akses pangan yang lebih murah dan terjangkau,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Menurutnya, pasar murah tidak sekadar menjadi agenda seremonial peringatan hari jadi koperasi, tetapi juga bagian dari gerakan sosial dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.
“Kami berharap masyarakat bisa terbantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang jauh lebih ringan dibanding harga pasar,” katanya.
Sri Yuliani menambahkan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan diri dan keluarga.
“Kesehatan juga penting. Karena itu kami menyediakan layanan pemeriksaan gratis agar masyarakat bisa memeriksa kondisi kesehatannya tanpa harus terbebani biaya,” tambahnya.
Antusiasme warga terlihat dari ramainya lokasi pasar murah yang dipadati masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok maupun memanfaatkan layanan kesehatan gratis.
Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya subsidi harga sembako di tengah kondisi ekonomi yang membuat pengeluaran rumah tangga semakin meningkat.














