Capaian Pembangunan Sumenep Meningkat, Wabup Tekankan Penguatan Program RKPD 2027

Wabup Sumenep Imam Hasyim paparkan capaian pembangunan daerah dalam Musrenbang RKPD 2027 di Pendopo Agung Keraton
Wabup Sumenep Imam Hasyim menyampaikan capaian pembangunan daerah dalam Musrenbang RKPD 2027 di Pendopo Agung Keraton

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep mencatat capaian pembangunan yang menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai indikator seperti pertumbuhan ekonomi, ketenagakerjaan, angka kemiskinan, hingga kualitas sumber daya manusia mengalami perbaikan.

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti adanya upaya berkelanjutan dari pemerintah bersama masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah.

“Meskipun masih terdapat berbagai tantangan, capaian ini menunjukkan adanya kerja bersama dalam mendorong kemajuan pembangunan,” ujarnya saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Pendopo Agung Keraton, Senin (30/3/2026).

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep mengalami peningkatan dari 3,77 persen pada 2024 menjadi 4,85 persen pada 2025.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga menurun dari 1,69 persen pada 2024 menjadi 1,64 persen pada 2025. Penurunan juga terjadi pada angka kemiskinan, dari 17,78 persen pada 2024 menjadi 17,02 persen pada 2025.

Di sisi lain, kualitas sumber daya manusia yang diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 69,78 pada 2024 menjadi 70,54 pada 2025 dengan kategori tinggi.

Sementara itu, tingkat ketimpangan pendapatan yang diukur melalui indeks Gini juga menunjukkan perbaikan, dari 0,308 pada 2024 menjadi 0,221 pada 2025.

Wabup menegaskan, capaian tersebut harus diikuti dengan penguatan program pembangunan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia meminta seluruh perangkat daerah melakukan penajaman serta evaluasi program, sekaligus mengarahkan sumber daya pada kegiatan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin program tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi mampu direalisasikan secara efektif,” tegasnya.

Menurutnya, Musrenbang menjadi forum strategis untuk menghimpun aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan.

Melalui forum tersebut, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjawab berbagai persoalan serta isu strategis pembangunan di Kabupaten Sumenep.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *