SAMPANG – Warga Dusun Kanderuh, Desa Banjar Billah, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, menunjukkan semangat gotong royong luar biasa. Secara swadaya, mereka mulai mengecor jalan desa sepanjang 1,2 kilometer demi mendukung kelancaran akses transportasi sehari-hari.
Inisiatif ini muncul dari kesadaran kolektif masyarakat atas pentingnya infrastruktur jalan yang layak. Setiap Kepala Keluarga (KK) di dusun tersebut sepakat memberikan iuran sebesar Rp50.000 tanpa batas guna mendukung kegiatan pengecoran jalan.
Menurut H. Syafi’ih, salah satu tokoh masyarakat setempat, jalan yang sedang dibangun ini memiliki peran strategis sebagai akses utama menuju Kecamatan Tambelangan, serta jalur penting bagi para pelajar dan santri menuju sekolah dan pondok pesantren.
“Kami tidak bisa hanya menunggu bantuan dari pemerintah. Kami memilih bergerak bersama agar jalan ini segera bisa digunakan seluruh warga,” ujar H. Syafi’ih kepada Falihmedia.com, Kamis (31/7/2025).
Pengerjaan dilakukan bertahap dengan sistem gotong royong. Tak hanya menyumbang dana, warga juga terlibat langsung dalam pekerjaan lapangan, mulai dari perataan tanah, pengangkutan material, hingga proses pengecoran.
Untuk tahap awal, pengecoran sudah mencapai 300 meter. Uniknya, jalan dibuat dua jalur untuk efisiensi material. Namun, untuk bagian jalan yang menanjak, seluruh permukaan dicor penuh dengan ketebalan mencapai 17 cm dan lebar 2,5 meter.
H. Syafi’ih berharap pembangunan swadaya ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa infrastruktur jalan desa harus menjadi prioritas demi kemajuan wilayah pedesaan.
“Kami sangat berharap pemerintah lebih serius memperhatikan akses jalan desa. Ini menyangkut ekonomi dan mobilitas warga,” pungkasnya.
Langkah swadaya ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas masyarakat mampu mendorong perubahan, sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur yang selama ini terbengkalai.














