SUMENEP — Kegiatan Rokat Kampong yang digagas Persatuan Masyarakat Julung (PMJ) bersama Aliansi Pemuda Julung (APJ) tidak hanya menghadirkan suasana religius bagi masyarakat. Keramaian kegiatan tersebut juga membawa berkah bagi Pedagang Kaki Lima (PKL).
Rokat Kampong yang berlangsung di Dusun Julung Lao’, Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Kamis (10/9/2026) malam, dikemas bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melakukan “wisata hati” sekaligus memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Di sisi lain, kehadiran masyarakat dalam jumlah ramai ikut menggerakkan aktivitas jual beli di sekitar lokasi.
Rusfandi, salah seorang PKL asal Desa Gedugan, merasakan langsung dampak keramaian tersebut. Ia mengaku dagangan yang dijualnya mendapat respons positif dari pengunjung.
Menurut Rusfandi, suasana Rokat Kampong malam itu berbeda dibandingkan sejumlah kegiatan lainnya. Selain menikmati rangkaian kegiatan, ia juga memperoleh keuntungan dari penjualan dagangannya.
“Selain berwisata hati, kami juga dapat untung banyak. Malam ini tampak beda dengan kegiatan-kegiatan lain. Dagangan sosis dan lainnya laris manis,” ujar Rusfandi kepada Falihmedia.com.
Ia bersyukur masyarakat memadati kegiatan Rokat Kampong tersebut. Kondisi itu membuat transaksi jual beli di sekitar lokasi ikut meningkat dan memberikan tambahan penghasilan bagi para pedagang.
Rokat Kampong PMJ bersama APJ akhirnya tidak hanya menjadi ruang untuk memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan masyarakat. Keramaian kegiatan juga membuka peluang ekonomi bagi PKL dan pelaku usaha kecil yang berjualan di sekitar lokasi.
Bagi para pedagang, tingginya aktivitas masyarakat pada malam tersebut menjadi berkah tersendiri sekaligus membantu meningkatkan pendapatan dari hasil berjualan.
















