Pemkab Pamekasan Berikan Reward kepada Peraih Juara MTQ ke-31 Jatim

Kafilah MTQ Pamekasan menerima penghargaan dari Pemkab Pamekasan usai menjuarai MTQ Jawa Timur 2025
Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman saat memberikan reward kepada salah satu kafilah peraih juara MTQ ke-31 Jawa Timur

FALIHMEDIA.COM | PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memberikan sambutan hangat kepada para peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) asal daerahnya yang baru saja berkompetisi di ajang MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur di Jember.

Dalam ajang tersebut, kafilah asal Pamekasan berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih enam gelar juara. Salah satu yang paling membanggakan datang dari Ahmad Farhan, yang sukses merebut Juara 1 Cabang Tahfidz 30 Juz pada Rabu (8/10/2025).

“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa memberikan hasil terbaik untuk Kabupaten Pamekasan dan membawa pulang piala kemenangan,” ungkap Farhan penuh haru.

Ia juga bercerita tentang berbagai tantangan yang dihadapi selama lomba, terutama dalam menjaga fokus dan ketenangan mental.

“Berkat doa para guru, orang tua, dan bimbingan para mentor, kami bisa menyelesaikan perlombaan dengan hasil terbaik,” tambahnya.

Farhan berharap prestasi ini dapat memotivasi para penghafal Al-Qur’an (tahfidz) di Pamekasan untuk terus bersemangat memperkuat hafalan dan menjaga keistiqamahan.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pamekasan, Abrori Asyari, menyebut kegiatan penyambutan tersebut memiliki dua agenda utama. Pertama, penyerahan cinderamata kepada para juara MTQ. Kedua, pelepasan peserta yang akan mewakili Jawa Timur di ajang MTQ tingkat nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah berjuang membawa nama baik Pamekasan di tingkat provinsi,” ujar Abrori.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat masyarakat Pamekasan dalam mencintai Al-Qur’an terus tumbuh dan membanggakan.

“Harapan kami, prestasi ini dapat menginspirasi lembaga-lembaga keagamaan di Pamekasan untuk terus meningkatkan kualitasnya, sehingga daerah ini semakin dikenal sebagai ‘Kota yang Cinta Al-Qur’an’,” pungkasnya.

Ikuti Kami Juga Google Berita