Masalembu Masih Menanti Listrik, Pemkab Sumenep Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Lahan

Avatar of Ariel Fauzi
Pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah kepulauan Sumenep
Akses infrastruktur kelistrikan menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep. (Kredit foto tidak tercantum dalam sumber)

SUMENEP – Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, kembali menjadi perhatian. Pemerintah Kabupaten Sumenep didorong segera menuntaskan persoalan pengadaan lahan agar pembangunan fasilitas listrik tidak terus tertunda.

Dorongan tersebut disampaikan Ahmad Juhairi. Ia menilai pemerintah daerah perlu segera menyelesaikan persoalan lahan yang menjadi salah satu kendala pembangunan listrik di wilayah kepulauan tersebut.

Kerjasama Media

Menurutnya, tidak ada lagi alasan untuk menunda pembangunan listrik di Masalembu. Karena itu, penyelesaian pengadaan lahan dinilai penting agar rencana pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Listrik Menjadi Kebutuhan Penting Warga Masalembu

Ketersediaan listrik menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Masalembu. Selain menunjang aktivitas rumah tangga, listrik juga dibutuhkan untuk mendukung pelayanan publik dan kegiatan pendidikan.

Di sisi lain, akses listrik turut menunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, pembangunan infrastruktur kelistrikan perlu mendapat perhatian agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Perlu Koordinasi untuk Percepat Pembangunan

Pembangunan infrastruktur listrik di wilayah kepulauan membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak terkait.

Koordinasi tersebut diperlukan untuk menyelesaikan berbagai hambatan, baik administrasi maupun teknis. Dengan begitu, proses pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih lancar.

Percepatan pembangunan listrik di Masalembu diharapkan mampu memperluas akses energi bagi masyarakat. Selain itu, ketersediaan listrik dapat mendukung aktivitas sosial, pelayanan publik, pendidikan, dan perekonomian warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *