FALIHMEDIA.COM | SUMENEP – Menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H, Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda Banbaru, yang berlokasi di Desa Banbaru, Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, mengadakan Pondok Ramadhan yang diikuti oleh santri dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs). Kegiatan ini resmi dimulai pada Minggu, 10 April hingga Sabtu, 23 April 2022.
Pondok Ramadhan tersebut berfokus pada hataman kitab turots Safinatunnajah dan pembelajaran praktik ibadah keseharian yang berlangsung selama 14 hari.
Ketua Panitia Pondok Ramadhan, Ustadz Hariyanto, mengungkapkan bahwa kegiatan hataman kitab ini dipandu langsung oleh Pengasuh Ponpes, Kiai Abd. Hafidh Yahya, serta Ketua Yayasan Nurul Huda, Kiai Abd. Halim Al-A’la.
“Kitab Safinatunnajah adalah salah satu literatur klasik yang sangat relevan untuk pembentukan karakter dan pemahaman fiqih dasar. Maka kami menjadikannya pusat kajian Pondok Ramadhan kali ini,” ujar Ustadz Hariyanto, usai rapat koordinasi, Sabtu (9/4/2022).
Selain kajian kitab, para santri juga dibimbing dalam praktik ibadah harian seperti wudhu, shalat fardhu (individu & berjamaah), shalat jenazah, shalat kusufain (gerhana), shalat idain (hari raya), dan shalat safar. Pendampingan dilakukan oleh ustadz-ustadz senior di lingkungan Ponpes Nurul Huda.
Pondok Ramadhan kali ini menerapkan konsep pembelajaran tiga sesi:
Sesi pertama – Kajian Kitab Safinatunnajah
Sesi kedua – Praktik ibadah
Sesi ketiga – Penutupan dengan kajian kitab kembali
Tak hanya itu, peserta juga diwajibkan mengikuti tadarus Al-Qur’an bersama selama 30 menit menjelang adzan Ashar, serta shalat Duhur dan Ashar berjamaah.
“Kami ingin Ramadhan ini menjadi momentum keberkahan, khususnya bagi para santri, alumni, dan simpatisan Nurul Huda Banbaru,” tutup Hariyanto penuh harap.







