Malam Puncak Festival Pesisir 4 di Giligenting Sumenep Meriah, PPM Awards Berikan Penghargaan Bergengsi

Prosesi Budaya Lenggi pada Festival Pesisir 4 di Giligenting Sumenep dengan ribuan pengunjung menyaksikan pertunjukan tradisi
Prosesi Budaya Lenggi dalam Malam Puncak Festival Pesisir 4 di Taman Desa Galis, Giligenting, Sumenep (Foto: Syafi'ih - Falih Media)

SUMENEP – Malam puncak Festival Pesisir 4 yang digelar oleh SKK Migas bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) berlangsung spektakuler di Taman Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Sabtu malam (6/12/2025). Ribuan warga memadati lokasi acara untuk menikmati rangkaian pertunjukan budaya dan prosesi penghargaan PPM Awards.

Pada puncak acara tersebut, PPM Awards memberikan apresiasi kepada individu dan kelompok terbaik dalam bidang pengabdian masyarakat serta pemberdayaan daerah. Sejumlah kategori diumumkan, di antaranya Man of The Year, Best Program I–III, dan Best Team, yang menjadi momen paling ditunggu para peserta dan tamu undangan.

Sorotan utama malam itu adalah Prosesi Budaya Lenggi, tradisi kearifan lokal masyarakat pesisir Giligenting. Prosesi ini menampilkan simbol perjuangan, persatuan, serta penghormatan kepada leluhur dan alam laut sebagai sumber kehidupan. Perpaduan penataan panggung, gerak tradisi, dan narasi budaya yang kuat membuat tema “Lenggi” terasa hidup dan menyentuh penonton.

Selain prosesi budaya, panggung festival juga diramaikan berbagai pertunjukan seni seperti:

• Kolaborasi musikal

• Puisi teatrikal

• Hadroh tradisional

Rangkaian penampilan tersebut menyuguhkan suasana haru, bangga, dan penuh euforia sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus hiburan untuk masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, AP., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kekompakan warga Giligenting dalam memajukan sektor budaya, pendidikan, dan potensi wisata.

“Festival ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan semangat membangun wilayah pesisir serta mengangkat budaya lokal ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Acara ditutup dengan doa dan harapan agar Festival Pesisir berikutnya semakin besar dampaknya dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat pesisir Madura.

Ikuti Kami Juga Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *