SUMENEP – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep melakukan pemetaan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas (blackspot) dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (9/2/2026) siang di Desa Baraji, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep.
Melalui Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) bersama personel Satlantas, kepolisian menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai memiliki potensi kecelakaan tinggi. Langkah ini bertujuan mengantisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik Lebaran sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep, AKP Beny Kuncoro, menegaskan bahwa pemetaan titik blackspot menjadi bagian penting dari upaya preventif kepolisian untuk melindungi keselamatan pengguna jalan.
“Kami memetakan lokasi rawan kecelakaan sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi titik berisiko menjelang arus mudik Idul Fitri, sehingga kami bisa melakukan pencegahan sejak dini,” ujar AKP Beny Kuncoro.
Ia menambahkan, hasil pemetaan tersebut akan menjadi acuan utama dalam perencanaan rekayasa lalu lintas serta penyusunan strategi pengamanan pada Operasi Ketupat 2026 mendatang.
“Dengan mengetahui titik rawan kecelakaan, kami bisa meningkatkan patroli, memasang rambu peringatan, dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tercipta kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif,” jelasnya.
Selama kegiatan pemetaan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan lancar, tanpa mengganggu arus lalu lintas masyarakat setempat.













