Puisi  

Dalam Doa, Masih Ada Kita

Ilustrasi perempuan yang merindukan seseorang dalam doa dengan suasana sedih dan penuh harapan
Ilustrasi perempuan yang merindukan seseorang dalam doa dengan suasana sedih dan penuh harapan

Dalam Doa, Masih Ada Kita

Katanya waktu akan menyembuhkan.

Tapi mengapa

setelah sekian lama,

namamu masih menjadi luka

yang paling sering kurindukan?

Aku sudah mencoba berjalan,

meski langkahku tertatih.

Sudah mencoba melupakan,

meski kenangan selalu menemukan jalan

untuk kembali.

Aku masih ingat

caramu dulu berkata,

“Jangan lupa berdoa,

semoga pada akhir cerita

kita tetap bersama.”

Dan lucunya…

Aku masih melakukan itu.

Bukan karena aku tak bisa menerima kenyataan,

tapi karena sampai hari ini

aku masih percaya,

mungkin Tuhan belum benar-benar selesai

menulis cerita kita.

Kini kita sudah sejauh ini.

Tak lagi saling menyapa,

tak lagi berbagi cerita,

bahkan mungkin

kau sudah bahagia

tanpa pernah mengingatku.

Sedangkan aku…

Masih menyimpan namamu

di tempat paling sunyi

yang hanya Tuhan tahu.

Setiap rindu datang,

aku tak mencarimu.

Aku hanya berdoa.

“Tuhan,

kalau memang dia bukan lagi untukku,

aku ikhlas…”

“Tapi jika masih ada sedikit ruang

di dalam takdir-Mu untuk kami,

pertemukanlah kami sekali saja.”

Tak perlu kembali bersama.

Tak perlu mengulang semuanya.

Aku hanya ingin

sekali lagi melihat matanya,

mendengar suaranya,

dan merasakan bahwa

orang yang selama ini kurindukan

ternyata masih nyata.

Biarkan pertemuan itu

hanya berlangsung sesaat.

Sebab mungkin,

yang kubutuhkan bukan kembali memiliki…

Tapi hanya sebuah pertemuan

untuk menyembuhkan

rindu yang terlalu lama

kupeluk sendirian.

Dan jika setelah itu

kita kembali menjadi asing,

tak apa.

Setidaknya aku pernah melihatmu lagi.

Setidaknya hatiku tahu

bahwa doaku

pernah sampai kepada Tuhan.

Sebab sampai hari ini…

Aku mungkin sudah kehilanganmu,

tapi aku belum pernah kehilangan

doaku tentangmu.

Dan entah sampai kapan…

dalam setiap doaku,

masih ada kita.

 

Oleh: DMC

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *