Gardu Listrik Berasap di Monkey Forest Ubud, Damkar Gianyar Bergerak Cepat

Petugas Damkar Gianyar menangani gardu listrik berasap di kawasan Monkey Forest Ubud, Bali.
Petugas Damkar Gianyar melakukan penanganan terhadap gardu listrik yang mengeluarkan asap di Jalan Monkey Forest, Ubud, Jumat (6/11/2026).

GIANYAR – Kepulan asap tebal muncul dari sebuah gardu listrik di Jalan Monkey Forest, kawasan wisata Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (6/11/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.10 WITA tersebut sempat membuat warga dan wisatawan khawatir karena dikhawatirkan memicu kebakaran lebih besar.

Asap diketahui pertama kali oleh warga yang melihat kepulan keluar dari dalam gardu listrik. Khawatir kondisi semakin membahayakan, seorang warga bernama Diah Purnama (29) segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gianyar.

Merespons laporan itu, petugas Regu 3 dari Posko Ubud langsung dikerahkan menuju lokasi menggunakan armada pemadam kebakaran bertajuk Bw Gianyar Aman.

Jarak lokasi kejadian yang hanya sekitar dua kilometer dari posko membuat petugas dapat tiba dengan cepat. Armada pemadam sampai di lokasi pada pukul 10.14 WITA, atau sekitar empat menit setelah laporan diterima.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar, Putu Yudanegara, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia memastikan kejadian pada gardu listrik itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi yang berarti.

Petugas kemudian melakukan penanganan dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk mengendalikan sumber api sekaligus menghentikan kepulan asap.

Proses pemadaman berlangsung sekitar lima menit hingga situasi berhasil dikendalikan. Kesigapan petugas menjadi faktor penting dalam mencegah potensi kebakaran meluas di kawasan wisata yang cukup ramai dikunjungi masyarakat dan wisatawan tersebut.

Meski kondisi di sekitar Jalan Monkey Forest telah kembali aman dan kondusif, penyebab munculnya asap dari gardu listrik masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gangguan instalasi listrik, terutama apabila menemukan tanda-tanda tidak normal seperti percikan api, bau terbakar, maupun kepulan asap. Warga sebaiknya segera melaporkan kejadian kepada petugas agar dapat ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *