Diskominfo Sumenep Perkuat Akses Layanan PPID bagi Penyandang Disabilitas

Avatar of Falih Media
Tim PPID Diskominfo Sumenep kunjungi SLB Negeri Saronggi untuk layanan informasi disabilitas
Tim Pelaksana PPID Diskominfo Sumenep mengunjungi SLB Negeri Saronggi untuk memperkuat akses layanan informasi publik bagi penyandang disabilitas

SUMENEP – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep memperkuat akses layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) bagi penyandang disabilitas.

Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Saronggi. Koordinasi ini membahas dukungan layanan informasi publik yang lebih mudah diakses, khususnya bagi penyandang tunarungu dan tunawicara.

Kerjasama Media

Tim Pelaksana PPID Diskominfo Sumenep mengunjungi SLB Negeri Saronggi, Rabu (30/9/2026). Dalam kunjungan itu, tim membahas kebutuhan komunikasi bagi masyarakat berkebutuhan khusus saat mengakses informasi publik.

Diskominfo Sumenep Perkuat Akses Layanan PPID

Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep Indra Wahyudi melalui Koordinator Pelaksana PPID Seno Sepriyanto mengatakan, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh masyarakat mendapat akses informasi publik.

Menurutnya, akses tersebut harus tersedia tanpa terkendala kondisi fisik maupun hambatan komunikasi.

“Kita ingin memastikan layanan PPID dapat diakses dengan mudah oleh semua kalangan, termasuk oleh mereka yang berkebutuhan khusus,” kata Seno mewakili Indra Wahyudi.

Seno menjelaskan, aspek aksesibilitas menjadi perhatian penting. Sebab, penyandang tunarungu dan tunawicara dapat membutuhkan dukungan komunikasi tertentu ketika mengajukan permohonan informasi kepada PPID.

“Bagi tunawicara dan tunarungu, kita harus memastikan bahwa mereka dapat mengakses informasi dengan mudah di PPID tanpa adanya hambatan komunikasi. Inilah tujuan kita ke SLB, kita perkuat koordinasi untuk kerja sama layanan,” ujarnya.

SLB Negeri Saronggi Siap Dukung Komunikasi PPID

Seno mengatakan, bentuk kerja sama antara PPID Diskominfo Sumenep dan SLB Negeri Saronggi akan disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan.

Pihak sekolah juga menyatakan kesiapan untuk membantu komunikasi apabila PPID menerima permohonan informasi dari masyarakat tunarungu maupun tunawicara.

“Sesuai petunjuk dari pihak SLB, alhamdulillah mereka selalu siap siaga jika dibutuhkan untuk menjadi jembatan komunikasi PPID bagi pemohon tunawicara dan tunarungu,” katanya.

Menurut Seno, jumlah pemohon informasi dari kelompok penyandang disabilitas tidak dapat dipastikan setiap saat. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk mengabaikan aspek aksesibilitas.

Karena itu, PPID tetap perlu menyiapkan mekanisme pelayanan yang dapat digunakan ketika masyarakat berkebutuhan khusus membutuhkan informasi publik.

“Jadi tidak perlu khawatir, ini menjadi bagian dari komitmen pelayanan PPID,” tegasnya.

Tim PPID Pelajari Fasilitas Disabilitas di SLB Saronggi

Dalam kunjungan tersebut, Tim Pelaksana PPID Kabupaten Sumenep disambut Ahmad Supriyadi, perwakilan kepala sekolah.

Ahmad menjelaskan, kepala sekolah sedang menjalankan tugas di luar kantor saat rombongan Diskominfo Sumenep datang.

Selanjutnya, Tim PPID berkeliling lingkungan SLB Negeri Saronggi. Mereka berinteraksi dengan para siswa sekaligus melihat langsung berbagai fasilitas yang mendukung aktivitas penyandang disabilitas.

Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi Diskominfo Sumenep untuk mempelajari kebutuhan aksesibilitas di lingkungan pendidikan luar biasa.

Hasil pengamatan tersebut dapat menjadi bahan untuk memperkuat layanan informasi publik yang lebih inklusif.

SLB Negeri Saronggi saat ini memiliki 93 siswa. Kondisi tersebut memberikan gambaran mengenai kebutuhan sarana, pola komunikasi, dan dukungan pelayanan bagi penyandang disabilitas.

Melalui koordinasi ini, Diskominfo Sumenep berharap layanan PPID semakin inklusif. Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat dapat memperoleh akses informasi publik tanpa hambatan komunikasi.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *