BGN Nonaktifkan Dua Pejabat Usai Kasus Perkelahian di Lingkungan KPPG Bogor

Avatar of Ariel Fauzi
Juru Bicara BGN Tysa Novenny terkait penonaktifan dua pejabat KPPG Bogor
Juru Bicara Badan Gizi Nasional Tysa Novenny menyampaikan keterangan mengenai penanganan kasus di lingkungan KPPG Bogor. (ANTARA/HO-BGN)

BOGOR — Badan Gizi Nasional (BGN) menonaktifkan dua pejabat setelah pemeriksaan terkait perkelahian yang melibatkan keduanya di lingkungan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Jawa Barat.

Kedua pejabat tersebut adalah Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwakarta Plered dan Koordinator Wilayah Purwakarta di lingkungan KPPG Bogor. Juru Bicara BGN Tysa Novenny menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap keduanya telah dilakukan pada Selasa (20/10/2026).

Kerjasama Media

BGN menyatakan proses penanganan kepegawaian masih berjalan sesuai ketentuan. Penonaktifan dari jabatan telah dilakukan, sementara proses penetapan sanksi disiplin menjadi tahapan berikutnya.

Penanganan kasus tersebut perlu mengikuti mekanisme yang berlaku dan didasarkan pada hasil pemeriksaan. Keputusan mengenai sanksi berikutnya berada dalam kewenangan pejabat yang berwenang.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan pejabat di lingkungan lembaga yang menjalankan pelayanan pemenuhan gizi. Transparansi proses dan kejelasan tindak lanjut diperlukan agar publik mengetahui bagaimana institusi menangani persoalan internal.

Hingga laporan sumber diterbitkan, BGN menyatakan penanganan terhadap kedua pejabat tersebut masih berlangsung. Informasi mengenai keputusan akhir belum dapat disimpulkan dari pengumuman penonaktifan saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *