JEMBER – Warga Lingkungan Gebangwaru, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Kaliwates, Jember, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan yang seseorang tinggalkan di teras rumah warga, Rabu dini hari (11/2/2026).
Seorang warga, Rosyid Julaini, pertama kali mengetahui keberadaan bayi tersebut sekitar pukul 01.50 WIB. Saat itu, ia baru pulang dan hendak memasukkan sepeda motornya ke dalam rumah. Ia mendengar suara tangisan bayi dari arah teras rumah tetangganya di Jalan Arwana.
Rosyid segera mencari sumber suara dan menemukan sebuah kardus di teras rumah tersebut. Ia kemudian membangunkan pemilik rumah dan melaporkan temuan itu kepada Ketua RW 06 setempat.
Sejumlah warga yang datang ke lokasi langsung membuka kardus dan mendapati seorang bayi perempuan dalam kondisi hidup. Mereka segera memanggil bidan setempat untuk memeriksa kondisi bayi.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan di Bangkalan, Motif Diduga Persoalan Asmara
Dari hasil pemeriksaan awal, bidan menyatakan bayi tersebut baru saja dilahirkan. Ia menemukan sisa darah dan air ketuban di bagian kepala bayi. Tali pusar bayi juga terlihat terpotong sekitar dua sentimeter dan hanya terbalut kasa.
Meski demikian, bayi menangis dengan kuat dan menunjukkan tanda-tanda vital yang baik. Bidan kemudian membersihkan tubuh bayi, memakaikan pakaian, mengganti popok, serta mengikat ulang tali pusar menggunakan kasa baru sebelum merujuknya untuk penanganan lebih lanjut.
Warga selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kaliwates. Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain kardus, selimut bayi, popok bekas, selembar surat, jepit rambut, dan kain kasa.
Kapolsek Kaliwates, Kompol Sugeng Piyanto membenarkan penemuan bayi tersebut. Ia menyampaikan bahwa petugas membawa bayi ke Puskesmas Kaliwates atas rujukan Dinas Sosial untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan perawatan sementara selama proses penyelidikan berlangsung.
“Saat ini, aparat kepolisian terus memburu pelaku yang diduga meninggalkan bayi tersebut. Petugas menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi dan berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember serta instansi terkait,” ujarnya.
Polisi memastikan keselamatan bayi menjadi prioritas utama, sembari mengusut pihak yang harus bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.






