SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/06 Saronggi, Sertu Masyono, turun langsung membantu petani menanam padi di Dusun Kermata, Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep.
Kegiatan yang berlangsung Kamis (5/9/2024) tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program Perluasan Areal Tanam (PAT). Program ini diharapkan dapat mempercepat upaya mewujudkan swasembada pangan di wilayah Sumenep.
Babinsa dan Penyuluh Dampingi Petani
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Masyono tidak bekerja sendiri. Sejumlah pihak turut terlibat dalam mendukung pelaksanaan PAT di Desa Saronggi.
Mereka antara lain Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Saronggi, Mutiara Ayu Citra, Petugas Pengamat Organisme Penyakit Tanaman (PUPT) Kabupaten Sumenep, Andik, PUPT Kecamatan Saronggi, Madruha, serta mahasiswa pertanian Polbangtan Malang, Sabaq Ramadhan.
Sertu Masyono mengatakan program Perluasan Areal Tanam menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga ketersediaan pangan dan mengantisipasi potensi kelangkaan pangan pada masa mendatang.
“Kami optimis, jika program PAT ini berjalan dengan baik, Kecamatan Saronggi dapat berkontribusi dalam pencapaian swasembada pangan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Pengairan Jadi Perhatian Saat Musim Kemarau
Selain membantu proses penanaman, Sertu Masyono menekankan pentingnya ketersediaan air untuk mendukung keberhasilan program PAT.
Menurutnya, pengairan menjadi tantangan tersendiri bagi petani, terutama saat musim kemarau. Karena itu, upaya pompanisasi dan pengeboran air terus didorong agar lahan pertanian tetap mendapatkan pasokan air.
“Kami terus berupaya membantu petani dalam melakukan pompanisasi dan pengeboran air, agar lahan tetap terairi dengan baik meskipun musim kemarau,” tambahnya.
Tanam Padi Inpari 42 di Lahan 0,5 Hektare
Dalam kegiatan tersebut, petani menanam padi varietas unggul Inpari 42 di lahan seluas 0,5 hektare.
Lahan tersebut merupakan milik Kelompok PAT KWT Sari Bunga di Desa Saronggi. Penanaman diharapkan dapat mendukung peningkatan produksi pangan sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas areal tanam di wilayah tersebut.
Sertu Masyono berharap PAT Saronggi Sumenep dapat menjadi salah satu solusi untuk menghadapi peningkatan kebutuhan pangan pada masa mendatang.
Ia juga mengimbau petani tetap melakukan penanaman padi meskipun memasuki musim kemarau. Dengan demikian, ketersediaan pangan di wilayah tersebut dapat terus dijaga.
“Untuk itu, bagi para petani untuk tetap melakukan penanaman padi agar bisa menjaga ketersediaan pangan, meskipun saat ini musim kemarau,” tandasnya.















