Babinsa Koramil Raas Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Babinsa Koramil 0827/21 Raas bersama warga mengolah lahan kosong untuk ditanami sayuran dan buah-buahan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan.
Babinsa Koramil 0827/21 Raas, Eko, bersama warga dan kelompok tani mengolah lahan kosong serta menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kecamatan Raas, Sumenep.

SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/21 Raas, Eko, mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun produktif untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah kepulauan. Gerakan tersebut dilakukan dengan mengajak warga menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan.

Upaya ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pasokan pangan dari daratan sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan bagi keluarga melalui hasil kebun sendiri.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama warga, kelompok tani, dan perangkat desa turun langsung membersihkan lahan, mengolah tanah, hingga menanam berbagai bibit tanaman.

Jenis tanaman yang dibudidayakan meliputi cabai, tomat, terong, sawi, bayam, kangkung, kacang panjang, serta tanaman buah seperti pepaya dan pisang.

Babinsa Koramil 0827/21 Raas, Eko, mengatakan pemanfaatan lahan kosong bukan sekadar kegiatan bercocok tanam, melainkan bagian dari upaya membangun kemandirian pangan masyarakat kepulauan.

Menurutnya, warga Raas tidak harus sepenuhnya bergantung pada pasokan sayuran dari daratan. Terlebih, harga sejumlah komoditas pangan kerap meningkat akibat kondisi cuaca dan biaya transportasi laut.

“Kami ingin warga Raas bisa mandiri. Lahan kosong jangan dibiarkan tidur. Kalau ditanami sayur dan buah, hasilnya bisa untuk makan sehari-hari, bahkan bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga,” ujar Eko, Rabu (4/11/2026).

Ajakan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Kecamatan Raas. Warga mengaku masih banyak pekarangan dan lahan kosong di sekitar rumah yang belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan serta ketersediaan bibit.

Melalui pendampingan Babinsa, warga mulai terdorong untuk mengolah lahan dan mengembangkan kegiatan berkebun. Pendampingan tersebut juga mencakup edukasi tentang pengolahan tanah, penggunaan pupuk organik, serta perawatan tanaman agar tumbuh optimal dan ramah lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian turut mengapresiasi kolaborasi TNI dan masyarakat tersebut. Gerakan pemanfaatan lahan kosong dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendorong kemandirian pangan dari desa hingga wilayah kepulauan.

Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, lahan yang sebelumnya tidak produktif diharapkan dapat menjadi sumber pangan sekaligus tambahan pendapatan masyarakat.

Kolaborasi Babinsa, kelompok tani, perangkat desa, dan warga juga diharapkan memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan Kecamatan Raas yang mandiri pangan, sehat, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *