SUMENEP – Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, KH. Imam Hasyim, menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kepala sekolah dan guru diminta tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga menanamkan nilai moral, kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab.
Menurutnya, kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan, terutama dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan inovatif. Namun, pemanfaatan teknologi harus diimbangi dengan pembentukan karakter agar generasi muda memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kepribadian dan akhlak yang baik.
Pesan tersebut disampaikan Imam Hasyim saat menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (11/10/2026).
“Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembiasaan sikap disiplin, kejujuran, sopan santun, kepedulian terhadap sesama, serta tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” kata Imam Hasyim.
Ia menegaskan, sekolah tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik. Lebih dari itu, satuan pendidikan harus mampu membentuk generasi yang berintegritas, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Karena itu, kepala sekolah diharapkan mampu menjadi teladan bagi guru maupun peserta didik. Nilai-nilai karakter juga perlu diintegrasikan dalam kegiatan belajar mengajar dan diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
“Pendidikan bukan hanya tentang bagaimana peserta didik memperoleh nilai akademik yang baik, tetapi bagaimana membentuk pribadi yang berkarakter, berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab,” terangnya.
Kepala Sekolah Diminta Awasi Penggunaan Teknologi Digital
Imam Hasyim juga menyoroti pentingnya pendampingan terhadap penggunaan teknologi digital oleh peserta didik. Menurutnya, perkembangan teknologi harus diarahkan agar memberikan manfaat positif bagi proses belajar dan pengembangan potensi generasi muda.
Kepala sekolah bersama guru diminta memastikan peserta didik mampu menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, teknologi tidak hanya menjadi sarana memperoleh informasi, tetapi juga dapat mendukung kreativitas, memperluas wawasan, dan meningkatkan kemampuan belajar.
Pengawasan dan pendampingan dinilai penting agar pemanfaatan teknologi tetap sejalan dengan tujuan pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa mengesampingkan nilai-nilai moral yang menjadi fondasi pembentukan kepribadian anak.
Menurut Imam Hasyim, keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, kecakapan teknologi, dan pendidikan karakter menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
Sinergi Sekolah, Orang Tua, dan Masyarakat Perlu Diperkuat
Selain peran kepala sekolah dan guru, Imam Hasyim menilai keterlibatan orang tua serta masyarakat sangat diperlukan untuk membangun karakter peserta didik.
Pendidikan karakter, menurutnya, tidak cukup hanya dilakukan di sekolah. Nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, sopan santun, dan tanggung jawab perlu diterapkan secara berkelanjutan, baik di lingkungan pendidikan maupun dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Karena itu, kepala sekolah dan guru diharapkan memperkuat komunikasi serta kerja sama dengan orang tua agar proses pembentukan karakter berjalan secara konsisten.
“Kepala sekolah bersama para guru hendaknya memperkuat sinergi dengan orang tua dan masyarakat dalam mendidik serta membimbing anak-anak, supaya pembentukan karakter berlangsung secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah,” tuturnya.
Ia berharap sinergi tersebut dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh, mulai dari kemampuan akademik, keterampilan digital, hingga pembentukan sikap dan perilaku positif.
“Yang jelas, sekolah mampu mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya siap menghadapi tantangan perkembangan zaman, tetapi menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkas Wakil Bupati.
129 Kepala Sekolah di Sumenep Dilantik
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pendidikan melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji terhadap 129 kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.
Rinciannya, sebanyak tiga kepala sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), 107 kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan 19 kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).
Melalui penguatan kepemimpinan satuan pendidikan tersebut, pemerintah daerah berharap kepala sekolah mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membangun budaya pendidikan yang menempatkan prestasi akademik dan pembentukan karakter sebagai dua hal yang saling melengkapi.
Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat dan penguatan nilai-nilai moral secara berkelanjutan, sekolah diharapkan dapat melahirkan generasi muda Sumenep yang unggul dalam ilmu pengetahuan, cakap menggunakan teknologi, serta memiliki integritas dan tanggung jawab sosial.















