Pemkab Aceh Barat Bantu 1.734 Pasien Rujukan, Siapkan Rumah Singgah di Banda Aceh

Bupati Aceh Barat Tarmizi didampingi Wakil Bupati saat menyampaikan sambutan pada HUT Kota Meulaboh
Bupati Aceh Barat Tarmizi didampingi Wakil Bupati Said saat memberikan sambutan pada puncak perayaan HUT Kota Meulaboh

ACEH BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat telah merealisasikan program bantuan biaya sebesar Rp1 juta bagi keluarga pasien yang menjalani rawat inap di Banda Aceh melalui mekanisme rujukan. Sejak Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat, Tarmizi-Said, dilantik pada awal Maret 2025 hingga September 2026, program tersebut tercatat telah membantu 1.734 pasien.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengatakan bantuan itu merupakan salah satu program prioritas yang dijanjikan saat kampanye. Program tersebut ditujukan untuk meringankan beban keluarga pasien yang harus mendampingi anggota keluarganya menjalani pengobatan di luar daerah.

Kerjasama Media

Menurut Tarmizi, keluarga pasien rujukan tidak hanya menghadapi biaya pengobatan, tetapi juga harus menanggung kebutuhan transportasi, akomodasi, serta keperluan sehari-hari selama berada di Banda Aceh.

“Ini merupakan program prioritas kami sejak kampanye. Dulu sempat dikatakan tidak mungkin terwujud dan diragukan, tetapi alhamdulillah sejak kami dilantik pada awal Maret 2025 hingga September 2026, sudah 1.734 pasien yang terbantu,” kata Tarmizi dalam pidato pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Meulaboh, Sabtu (10/10/2026) malam.

Pengurusan Bantuan Pasien Rujukan Dipermudah

Tarmizi menjelaskan, pemerintah daerah berupaya membuat proses pengajuan bantuan lebih praktis agar keluarga pasien dapat memperoleh dukungan ketika membutuhkan layanan kesehatan di luar Aceh Barat.

Setelah mengurus surat rujukan, keluarga pasien dapat mendatangi loket khusus atau counter yang telah disediakan untuk mengurus pencairan bantuan sebesar Rp1 juta.

Kemudahan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama keluarga dengan keterbatasan ekonomi, dalam memenuhi kebutuhan selama mendampingi pasien menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.

Realisasi program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperluas dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan di luar wilayah kabupaten.

Pemkab Aceh Barat Sediakan Rumah Singgah dan Tim Pendamping

Selain memberikan bantuan uang tunai, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyediakan rumah singgah di Banda Aceh bagi keluarga pasien. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal selama pasien menjalani perawatan.

Pemkab Aceh Barat juga menyiapkan tim pendamping yang membantu keluarga pasien menghadapi berbagai keperluan selama berada di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

Pendampingan mencakup bantuan mencari persediaan darah hingga membantu mengurus berbagai kebutuhan di rumah sakit. Kehadiran tim ini diharapkan dapat mempermudah keluarga pasien, khususnya ketika menghadapi kondisi medis yang membutuhkan penanganan segera.

Dukungan tersebut menjadi penting bagi keluarga yang harus menjalani proses pengobatan di luar daerah, terutama mereka yang memiliki keterbatasan biaya atau belum terbiasa mengakses layanan di rumah sakit rujukan.

Pelayanan RSUD dan Puskesmas Ikut Dibenahi

Di samping program bantuan pasien rujukan, Pemkab Aceh Barat juga melakukan pembenahan terhadap pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan daerah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah tenaga pelayanan pendukung di RSUD Cut Nyak Dhien. Jumlah tenaga kebersihan atau cleaning service ditingkatkan dari sebelumnya 30 orang menjadi 70 orang.

Sementara itu, jumlah petugas keamanan atau security bertambah dari delapan menjadi 20 orang.

Penambahan personel tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan mendukung pelayanan rumah sakit kepada masyarakat.

Pemerintah daerah juga mendorong puskesmas agar lebih aktif melakukan sosialisasi kesehatan serta mengutamakan upaya pencegahan penyakit.

Masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk memeriksakan kondisi kesehatan secara berkala. Dengan pemeriksaan rutin, potensi penyakit dapat diketahui lebih dini sehingga penanganan bisa dilakukan sebelum kondisi pasien memburuk.

Melalui bantuan pasien rujukan, penyediaan rumah singgah, pendampingan keluarga, serta pembenahan fasilitas kesehatan, Pemkab Aceh Barat berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus mengurangi beban keluarga yang harus menjalani pengobatan di luar daerah.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *