Kapolresta Sumenep Sambung Roso di Rubaru, Serap Aspirasi 11 Kades

Kapolresta Sumenep Ariek Indra Sentanu Sambung Roso di Rubaru
Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu saat mengikuti kegiatan Sambung Roso bersama Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kepala desa se-Kecamatan Rubaru, Senin (31/8/2026) malam (Foto: Humas Polresta Sumenep)

SUMENEP – Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. menggelar Sambung Roso bersama jajaran Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan 11 kepala desa se-Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Senin (31/8/2026) malam.

Kapolresta Sumenep bersama Wakapolresta Kompol Haris Dharma Sucipto, S.H., S.I.K. dan sejumlah pejabat utama Polresta Sumenep memanfaatkan pertemuan tersebut untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Kecamatan Rubaru itu dimulai pukul 20.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Sekitar 40 peserta mengikuti forum tersebut.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kapolsek Rubaru Iptu Hairil Iskandar, S.H., Camat Rubaru Tabrani, Danramil Rubaru Kapten Untung, para kepala desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolresta Sumenep membuka ruang dialog dengan unsur pemerintahan dan masyarakat Kecamatan Rubaru.

Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk mendengar langsung berbagai aspirasi, masukan, serta informasi mengenai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Salah satu fokus pembahasan menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kecamatan Rubaru. Kapolresta menilai informasi dari pemerintah desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sangat penting untuk membantu kepolisian menjaga situasi wilayah.

Ariek Indra Sentanu menegaskan bahwa kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Ia mendorong seluruh unsur masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

“Melalui Sambung Roso ini, kita ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dan terbuka. Silaturahmi seperti ini penting untuk bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di masyarakat,” ujar Ariek.

Kapolresta Sumenep juga mengajak para kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat menjadi mitra strategis kepolisian.

Menurutnya, pemerintah desa dan tokoh masyarakat memiliki kedekatan langsung dengan warga. Peran mereka dapat membantu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mencegah munculnya persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Ariek berharap komunikasi yang terbangun melalui Sambung Roso tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ia ingin hubungan antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, ulama, dan masyarakat terus berjalan secara aktif.

“Kami berharap komunikasi dan sinergitas yang sudah terjalin dapat terus ditingkatkan. Dengan kebersamaan, kita dapat menjaga Kabupaten Sumenep tetap aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Kapolresta Sumenep menilai pendekatan dialogis menjadi salah satu cara efektif untuk mengetahui kondisi masyarakat secara lebih dekat. Dengan komunikasi yang terbuka, kepolisian dapat merespons berbagai persoalan secara lebih cepat dan tepat.

Kegiatan Sambung Roso di Kecamatan Rubaru berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif hingga selesai.

FALIHMEDIA.com berkomitmen memberikan berita terkini, lugas dan akurat. Dukung keberlanjutan jurnalisme dengan mengikuti kami di: Google Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *